Banyak Trotoar di Yogya yang Disulap Jadi Lahan Parkir Kendaraan

Dari mulai dibangun halte Trans Jogja, tempat tenda pedagang kaki lima (PKL), hingga lahan parkir kendaraan.

Banyak Trotoar di Yogya yang Disulap Jadi Lahan Parkir Kendaraan
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Trotoar di jalan Mayjen Sutoyo dan Brigjen Katamso Yogyakarta banyak yang beralih fungsi untuk parkir kendaraan 

"Saya berulang kali harus melintasi aspal untuk bisa lewat trotoar yang tertutup kendaraan. Padahal jalan raya untuk para pemotor. Ini kan bahaya sekali," ujar Rendi, Selasa (23/01/2018).

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogykarta (UMY) ini mengaku sangat tidak setuju jika trotoar yang seharusnya diperuntukkan bagi pejalan kaki kemudian beralih fungsi menjadi lahan parkir maupun lapak para pedagang.

"Kendaraan yang diparkir di trotoar idan pegangan yang membuka lapak di trotoar, itu kan merebut hak pejalan kaki karena menutup jalan yang harus dilalui," bebernya.

"Ini memang butuh kesadaran masyarakat untuk berubah," imbuh dia.

Mengenai halte Trans Jogja yang berada di trotoar jalan, Rendi berpendapat, pemerintah seharusnya mengajarkan masyarakatnya untuk bisa merawat hak pejalan kaki, bukan malah merebutnya.

Pemerintah melalui dinas terkait seharusnya memikirkan space khusus yang bisa digunakan untuk memasang halte. Bukan justru berdiri menggunakan lahan trotoar.

"Dishub kan tau fungsi trotoar untuk apa. Halte janganlah ditaruh di trotoar. Itu menghalangi jalan pejalan kaki. Harus ada space tersendiri," ungkap dia. (*)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved