Angka Kemiskinan di Gunungkidul Turun Jadi 18,65 Persen
Kendati demikian, penurunan angka tersebut masih kecil, hanya sebesar 0,69 persen selama setahun ini.
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengklaim angka kemiskinan di Gunungkidul menurun dibandingkan tahun lalu, kini menginjak angka sebesar 18,65 persen.
Kendati demikian, penurunan angka tersebut masih kecil, hanya sebesar 0,69 persen selama setahun ini.
Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, mengatakan angka kemiskinan di Gunungkidul memang mengalami penurunan.
Penurunan sebesar 0,69 persen dari pada tahun 2016 silam sebesar 19,34 persen menjadi 18,65 persen di tahun 2017.
Baca: Dihimpit Kemiskinan, Pasangan Tua Ini Tinggal di Saluran Pembuangan Selama 22 Tahun
Kendati mengalami penurunan, jumlahnya masih kecil dan tidak mencapai target yang telah ditentukan, yakni sebesar 1 persen per tahun.
"Angka kemiskinan turun, namun memang tidak terlalu besar, sekitar 0,69 persen. Target satu persen masih belum tercapai," ujar Immawan, Rabu (17/1/2018).
Immawan mengatakan, meski besar penurunan masih kecil, namun dirinya tidak mempermasalahkan hal tersebut.
Penurunan angka kemiskinan ini masih lebih tinggi daripada Kabupaten lain di DIY, seperti Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Kota Yogyakarta.
Ia menuturkan, kondisi ekonomi saat ini tengah melemah, mulai dari inflasi, tingkat petumbuhan hingga masalah menurun daya beli masyarakat.
Baca: Pemkab Sleman Terus Berupaya Kurangi Angka Kemiskinan
Sehingga berdampak pada upaya penanganan kemiskinan.
"Meskipun begitu hal tersebut tidak berdampak signifikan di Gunungkidul, meski angka kemiskinan yang ada tidak cukup besar," ujarnya.
Lanjut Immawan, pihaknya pun segera menyusun langkah untuk menurunkan angka kemiskinan.
Pemkab Gunungkidul menargetkan tingkat kemiskinan yang ada sebesar 15% dapat terkurangi di tahun 2021.
"OPD harus berkoordinasi, karena penanganan kemiskinan ini bisa dilakukan lintas sektoral. Kami butuh peran serta masyarakat, untuk membantu agar target tersebut dapat dicapai,” imbuhnya.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pemkab-gunungkidul_20171208_193305.jpg)