Djaduk: Sujud Kendang, Pengamen Agung Indonesia

Djaduk dan kawan-kawan pernah memberikan penghargaan "pengamen agung" kepada Sujud Kendang ditahun 2002 silam.

Penulis: Noristera Pawestri | Editor: oda
tribunjogja/noristera pawestri
Djaduk dengan topi dan kendang milik Sujud Kendang yang diserahkan kepadanya. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - "Mata indah bola pingpong, ono bocah kecemplung genthong. Ngejak mulih numpak andhong, tekan omah ketiban dondong"

Itulah petikan lirik nyeleneh milik Sujud Kendang yang dinyanyikan oleh Djaduk sembari mengiringi peti jenazah Sujud Kendang menuju Makam Utara Laya Tompeyan.

Selain Djaduk, beberapa seniman lain yaitu Cak Nun, Marwoto Kawer, Jemek Supardi juga tampak hadir dalam doa pemberkatan jenazah di kediaman mendiang Sujud Kendang.

Djaduk dan kawan-kawan pernah memberikan penghargaan "pengamen agung" kepada Sujud Kendang ditahun 2002 silam.

"Pak Sujud tetap konsisten pada dunia itu (pengamen jalanan) dan tidak mbelok kemana-mana dari akhir tahun 60an sampai beliau dipanggil oleh tuhan," paparnya kepada awak media, Selasa (16/1/2018).

Djaduk melanjutkan, alasan dirinya dan kawan-kawan memberikan penghargaan "pengamen agung" kepada Sujud Kendang lantaran dirinya terinspirasi oleh seorang budhis, biksu dari Kota Nara di Jepang, karena memilih dunia pengemis.

"Dan Pak Sujud juga konsisten dengan pilihan itu (pengamen jalanan). Kalau di Jepang ada pengemis agung, inilah pengamen agung Indonesia, Sujud Sutrisno," kata Djaduk.

Djaduk menuturkan, Sujud Kendang tidak hanya dikenal di Jogja saja, tapi juga di luar negeri.

Hal ini lantaran beberapa CD karya Sujud Kendang, dimainkan dari lagu-lagu yang direkam oleh salah satu komposer dari New Zeland dan telah beredar diseluruh dunia.

"Dan orang mengetahui musik jalanan Jogja ikonnya adalah Sujud," ujarnya.

Menurutnya, Sujud Kendang adalah sosok penghibur yang luar biasa.

"Dia sebagai penghibur yang luar biasa. Saatnya kita sekarang menghibur Pak Sujud menuju rumah bapa," tukasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved