STIPRAM Gelar Jambore Nasional di Kaliurang Sleman. Ini Alasannya

Jambore nasional ini diikuti oleh sekitar 350 mahasiswa Pariwisata yang berasal dari Yogyakarta, Bali, Bandung, dan Semarang.

STIPRAM Gelar Jambore Nasional di Kaliurang Sleman. Ini Alasannya
tribunjogja/tantowi alwi
Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (STIPRAM) Yogyakarta menggelar Jambore Nasional yang dilaksanakan pada 13-15 Januari 2018 di Kaliurang, Sleman, Sabtu (13/1/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Tantowi Alwi

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (STIPRAM) Yogyakarta menggelar Jambore Nasional yang dilaksanakan pada 13-15 Januari 2018.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Karang Pramuka, Kaliurang, Sleman, Yogyakarta.

Suhendroyono, Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi Pariwisata Indonesia mengatakan jambore nasional ini diikuti oleh sekitar 350 mahasiswa Pariwisata yang berasal dari Yogyakarta, Bali, Bandung, dan Semarang.

Menurutnya, jambore ini diselenggarakan untuk mengisi kevakuman proses kegiatan pembangunan pariwisata.

"Kenapa memakai istilah kevakuman? Karena ada kesan membangun pariwisata nasional ini sulit sekali sehingga ada problematika misalnya tentang kunjungan wisata yang tidak mencapai target, destinasi-destinasi wisata yang tidak dibangun, ada lagi isu tentang regulasi baik dari Pemda, Pemerintah Pusat, ada lagi isu gunung meletus, banyak sekali," kata Suhendroyono, Sabtu (13/1/2018).

Ditambahkannya, dari isu-isu tersebut terkesan ada semacam kevakuman kegiatan pembangunan pariwisata nasional.

Karena menurutnya, pembangunan pariwisata tidak pernah berhenti dan selalu berkembang.

"Karena pariwisata itu kebutuhan," tuturnya.

Lalu, dirinya mempunyai pemikiran inisiatif untuk memanfaatkan kemampuan-kemampuan akademik mahasiswa Pariwisata untuk sesuatu yang sifatnya menyenangkan, inspiratif, dan penuh kedamaian.

"Kami ambil istilah Jambore, maksudnya kegiatan kepanduan untuk bikin sesuatu yang menyenangkan, insipratif, kedamaian, sehingga mengundang mahasiswa untuk berpartisipasi," ujarnya.

Kemudian, alasan memilih Kaliurang karena menurutnya daerah tersebut sudah siap untuk mengakomodasi untuk acara perkemahan.

"Kebetulan kita ambil di daerah Kaliurang, daerah ini sudah siap, sudah disiapkan untuk perkemahan, kami juga punya homebase laboratorium lapangan di Kaliurang," tutur Suhendroyono yang juga Ketua STIPRAM.

Hal ini merupakan kegiatan yang baru pertama kali dilakukan oleh STIPRAM, meski baru pertama kegiatan ini sekaligus akan dilakukan evaluasi untuk ke depannya. (*)

Penulis: Tantowi Alwi
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved