Breaking News:

Shelter untuk Sekolah Darurat Mulai Dibangun di Seropan

Shelter ini akan lebih nyaman dibanding bangunan tenda yang selama ini jadi tempat belajar darurat.

Penulis: Susilo Wahid Nugroho | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Susilo Wahid
Warga sedang membangun kontruksi shelter untuk tempat belajar sementara siswa SD Seropan, Muntuk, Dlingo, Bantul, Sabtu (13/1/2018). 

Karena sirkulasi udara dalam shelter lebih baik serta atap yang terbuat dari jenis dedaunan, suhu di dalam shelter tidak akan sepanas di dalam tenda darurat.

"Saat hujan air juga tidak bisa masuk ke shelter karena posisi tanah sudah kita tinggikan sekitar 15 sentimeter, jadi aktivitas belajar mengajar tetap berjalan lancar," kata Yosi.

Selain itu, bentuk atap dibuat lebih runcing agar air hujan cepat mengalir.

Tiang shelter dibuat tak terlalu tinggi supaya lebih tahan angin.

Sayang, shelter hanya didesain untuk tiga ruang kelas sesuai instruksi BPBD.

Sementara SD Seropan memiliki enam kelas.

Khusus kelas VI ditempatkan di bangunan kelas darurat.

Artinya, masih ada dua kelas yang kemungkinan besar masih akan tetap menempati tenda darurat di lokasi. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved