Breaking News:

Shelter untuk Sekolah Darurat Mulai Dibangun di Seropan

Shelter ini akan lebih nyaman dibanding bangunan tenda yang selama ini jadi tempat belajar darurat.

Penulis: Susilo Wahid Nugroho | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Susilo Wahid
Warga sedang membangun kontruksi shelter untuk tempat belajar sementara siswa SD Seropan, Muntuk, Dlingo, Bantul, Sabtu (13/1/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul dibantu warga mulai membangun shelter untuk kelas darurat sekolah SD Seropan di Desa Muntuk, Dlingo, Bantul.

Bangunan shelter ditarget selesai satu pekan ke depan.

Yosi Prasetyo, Relawan BPBD Bantul yang mendapat intruksi membangun shelter mengatakan saat ini sedang dilakukan pemasangan kontruksi rangka shelter di lokasi.

"Perakitan bambu untuk rangka shelter berupa tiang dan kuda-kuda sudah selesai, tinggal kita pasang di lokasi," kata Yosi, Sabtu (13/1/2018).

Setidaknya butuh waktu satu pekan ke depan bangunan shelter selesai.

Ini sesuai dengan target awal shelter selesai dibangun 20 hari.

Perkiraannya Senin (22/1/2018) aktifitas belajar mengajar bisa mulai dilakukan di dalam shelter.

Asalkan, cuaca mendukung untuk proses pemasangan kayu.

Yosi mengklaim, shelter ini akan lebih nyaman dibanding bangunan tenda yang selama ini jadi tempat belajar darurat.

Baca: Terkait Nasib SD Seropan, Komisi D DPRD Bantul Ikut Dorong Kementrian Pendidikan Pusat

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved