Dubes RI untuk Azerbaijan Jajaki Kerjasama dengan Yogyakarta

Kerjasama ini dapat dimanfaatkan untuk melihat seberapa besar pengaruh budaya Indonesia, bagi orang-orang di Eropa Timur.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Daerah (Pemda) DIY mulai menjajaki kerjasama dengan Kota Baku, Azerbaijan, khususnya di sektor pariwisata.

Kesempatan ini, sekaligus menjadi pintu masuk, untuk mengenalkan budaya Jawa ke Eropa Timur.

Dalam upaya penjajakan kerjasama tersebut, Duta Besar RI untuk Azerbaijan, Husnan Bey Fananie, melakukan kunjungan ke Kepatihan, Kantor Gubernur DIY, Yogyakarta dan ditemui langsung oleh Wakil Gubernur KGPAA Paku Alam X, pada Kamis (11/1/2018).

"Ini bukan pertemuan yang pertama, sudah ada pertemuan di sini sebelumnya. Sudah tiga, atau empat kali. Tapi, kali ini pertemuan yang sangat luar biasa. Kenapa? Karena kita langsung bertemu dengan KGPAA Paku Alam X," ucap Husnan.

Ia mengatakan, dalam kesempatan tersebut, pihaknya membicarakan tindak lanjut kerjasama antara Yogyakarta, yang dinilainya sebagai kota budaya dan kota peradaban, dengan Kota Baku, Azerbaijan.

Pihaknya ingin menjajaki, kerjasama apa saja yang bisa dikembangkan.

"Kita jajaki, apa saja yang bisa dikembangkan dari dua kota ini, sekaligus dua negara, Indonesia dan Azerbaijan. Kerjasama ini bisa jadi tolok ukur perkembangan pariwisata Indonesia di Eropa Timur," katanya.

Selain bisa dijadikan tolok ukur, kerjasama ini sekaligus dapat dimanfaatkan untuk melihat seberapa besar pengaruh budaya Indonesia, bagi orang-orang di Eropa Timur.

Oleh sebab itu, pihaknya kini berusaha menjalin sejumlah kesepakatan.

"Kita coba membuat kesepakatan, mudah-mudahan bisa terlaksana. Ada beberapa kerjasama, MoU (Memorandum of Understanding), terkait budaya dan sejarah. Semoga tahun ini terealisasi kunjungan-kunjungan dari kedua belah pihak," cetusnya.

Husnan menuturkan, pada bulan September mendatang, Kedubes RI di Azerbaijan berencana melangsungkan agenda Indonesia Culture Festival, di Kota Baku.

Dirinya pun berharap, delegasi dari Keraton Yogyakarta bisa turut ambil bagian dalam gelaran itu.

"Tentu ini bisa jadi kesepakatan untuk promosikan budaya kita ke mancanegara. Kita jelaskan pada dunia, Indonesia itu negara superpower di bidang kebudayaan. Nah, hal tersebut bisa diawali dari budaya Jawa," tukasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved