Tinjau Toilet Bawah Tanah, Sri Sultan Sempat Jajal Wheelchair

Toilet yang dibangun dalam kurun waktu sekitar 10 bulan tersebut, sudah diujicobakan selama 24 jam penuh, pada 30 Desember hingga 1 Januari lalu.

Tinjau Toilet Bawah Tanah, Sri Sultan Sempat Jajal Wheelchair
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menjajal cara kerja fasilitas wheelchair, atau lift yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas di toilet bawah tanah yang dibangun di Jalan Senopati, Yogyakarta, Selasa (9/1/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Toilet bawah tanah yang dibangun di Jalan Senopati, Yogyakarta, akhirnya bisa digunakan untuk masyarakat umum, mulai Selasa (9/1/2018).

Toilet yang dibangun dengan anggaran mencapai Rp 5,7 miliar tersebut, diklaim berstandar internasional.

Dalam peresmian itu, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, melakukan peninjauan, dengan didampingi sejumlah pejabat publik lainnya.

Bahkan, Ngarsa Dalem juga sempat menjajal cara kerja fasilitas wheelchair, atau lift yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas.

Namun, karena wheelchair memang diperuntukkan khusus pengguna kursi roda, orang nomor satu di DIY tersebut harus menundukkan kepala saat lift mulai memasuki lorong toilet.

Ia pun meminta, supaya nantinya ada pemandu yang memberi tahu cara pemakaiannya.

Meski tampak puas dengan perbaikan-perbaikan yang telah dilakukan, semenjak peninjauannya pada November 2017 silam, Sri Sultan masih mengeluhkan aliran air di toilet pria, yang dinilai kurang kencang.

Namun, menurutnya, masalah itu masih terbilang wajar.

"Mungkin satu saja, airnya kurang keras. Bukan di wastafel ya, tapi di toilet. Tapi itu wajar, mungkin nanti bisa dikomunikasikan dengan PDAM," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: aka
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved