Lama Tinggal Wisatawan Meningkat Pada Libur Natal dan Tahun Baru Kali Ini

Data yang dimiliki Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) DIY, menyebutkan, lama tinggal wisatawan rata rata hampir 3 malam.

Lama Tinggal Wisatawan Meningkat Pada Libur Natal dan Tahun Baru Kali Ini
TRIBUN JOGJA/HAMIM
Pesta kembang api di Tugu Paal Putih Yogyakarta 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yudha Kristiawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Lama tinggal wisatawan di penginapan dan hotel selama libur Natal dan Tahun Baru kali ini meningkat, bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Data yang dimiliki Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) DIY, menyebutkan, lama tinggal wisatawan rata rata hampir 3 malam.

Hal ini disampaikan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) DIY, Istijab Danunagoro, kepada Tribunjogja.com, Minggu (7/1/2018).

Istijab menuturkan, peningkatan lama tinggal ini salah satu faktornya adalah Yogya memiliki magnet wisata alam yang besar.

Kedua, kondisi Yogyakarta yang kondusif juga menjadi jaminan kenyamanan pada wisatawan untuk menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru kali ini.

Meski diakui Istijab, tarif hotel yang diterapkan pengelola sempat membuatnya khawatir.

Sebab, ada beberapa pengelola penginapan dan hotel memasang tarif di luar surcharge yang disepakati.

Hal ini sedikit banyak memberikan dampak pada wisatawan sehingga mereka akhirnya komplain.

"Kemarin sempat ada komplain dari tamu, kami lakukan cek dan ricek sehingga persoalan tarif bisa diatasi," ujar Istijab.

Lanjut Istijab, usai peak season libur Natal dan Tahun Baru kali ini, PHRI berharap pengelola penginapan dan hotel lebih kreatif agar okupansi paska libur panjang ini tetap terjaga.

Umumnya menurut Istijab, pengelola hotel berusaha memaksimalkan pemasukan yang berasal dari selain sewa kamar dengan menggelar penawaran khusus seperti misalnya paket kuliner. (*)

Penulis: yud
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved