Breaking News:

Warga Indonesia Keturunan Pakistan Telusuri Nenek Moyangnya dengan Bikin Film Dokumenter

Sesuai dengan keilmuannya, jebolan ISI Yogyakarta jurusan Televisi ini lantas membuat program dokumenter untuk menyusuri nenek moyangnya.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Luqman Hakim Adi Negara 

TRIBUNJOGJA.COM - Masih sedikitnya pengarsipan keturunan Pakistan di Indonesia, membuat Luqman Hakim Adi Negara membuat film dokumenter berjudul Kaun Hai Hum, Hum Yaahan Hai (Who Are We, Here We Are).

Ia merasa perlu membuat karya ini, terlebih pria yang disapa Aim ini memang keturunan Pakistan dan tinggal di Yogyakarta.

Menurutnya, selama ini banyak studi yang membahas etnis Tionghoa, India, Arab ataupun bangsa Eropa, dan sedikit yang membahas tentang keberadaan etnis Pakistas di Indonesia.

Sesuai dengan keilmuannya, jebolan ISI Yogyakarta jurusan Televisi ini lantas membuat program dokumenter untuk menyusuri nenek moyangnya.

Secara personal, ide itu tercetus karena pengalaman sejak kecil.

Ia sering mendapat pertanyaan "Kamu bukan asli Indonesia ya? Tapi lancar bahasa Indonesia, malah logatnya jawa".

Dan pertanyaan itu pun masih dijumpainnya hingga sekarang ini.

"Warga keturunan Pakistan yang memiliki kewarganegaraan Indonesia memiliki ciri fisik yang berbeda dengan masyarakat pribumi walaupun kesehariannya hampir sama. Saya sudah terbiasa dengan pertanyaan tersebut dan sering kali menjelaskan dan menceritakan," ujarnya.

Hal ini menjadi ide tentang keberadaan etnis Pakistan yang memiliki sejarah dan budaya dan perbedaan fisik dibanding masyarakat umumnya.

Sampai saat ini keturunan Pakistan sudah tergabung dalam NKRI dan hidup harmonis dengan masyarakat lainnya dan tetap mempertahankan warisan adat dari nenek moyang mereka.

"Ide tersebut mengawali untuk dijadikan sebuah karya kreatif berupa program dokumenter," ungkapnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved