Tidak Terima sang Idola Pacaran, Penggemar Ini Nekat Kirim Bom Kemudian Bunuh Diri

Ricardo mengungkapkan keinginan untuk membunuh Goldie dalam videonya karena telah 'merebut' Björk.

Tidak Terima sang Idola Pacaran, Penggemar Ini Nekat Kirim Bom Kemudian Bunuh Diri
internet
Ricardo López dan Björk 

"Aku akan membunuhnya. Aku akan mengirim paket dan mengirimnya ke neraka," ujar Ricardo dalam videonya.

Menjadi depresi dan gila, Ricardo menyusun rencana kejam untuk idolanya.

Ia mulai membuat bom surat dengan asam sulfat dan diletakkan di sebuah buku tebal yang telah dilubangi.

Bom itu akan dikirim ke rumah Björk, seolah-olah berasal dari label rekamannya.

Perangkat tersebut dirancang untuk meledak saat buku dibuka.

Bagian terakhir dari rencana Ricardo adalah ia akan bunuh diri setelah bom tersebut dikirim.

Ricardo berharap, jika bom tersebut berhasil membunuh Björk, mereka berdua akan bertemu di surga.

Pada 12 September 1996, Ricardo merekam video harian terakhirnya yang diberi judul "Last Day-Ricardo López".

Ricardo mengaku gugup saat pergi ke kantor pos untuk mengirim bom ke rumah Björk.

Alunan lagu Björk terdengar dalam video tersebut.

Halaman
123
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved