Gadis ABG Dihabisi Bekas Pacar yang Cemburu Buta, Tak Suka Sang Mantan Pacaran Lagi

Gara-gara cemburu buta, Bun Jun Tjoi alias Fung choy alias Achoi membunuh mantan kekasihnya. AHOI marah karena menduga Vela berpacaran lagi

Gadis ABG Dihabisi Bekas Pacar yang Cemburu Buta, Tak Suka Sang Mantan Pacaran Lagi
Kolase
Vela (17), siswi SMKN di Pontianak, tewas di tangan mantan pacarnya sendiri, Achoi, Senin (1/1/2017) 

Gara-gara cemburu buta, Bun Jun Tjoi alias Fung choy alias Achoi (28) warga Parit Pangeran Siantan Hulu, membunuh mantan kekasihnya, Lie Chu alias Vela (17). Achoi marah lantaran Vela, yang masih duduk di bangku kelas 2 SMKN 6 Pontianak, menolak untuk kembali menjalin hubungan cinta.

AHOI marah karena menduga Vela berpacaran dengan pria lain. Ia pun menghabisi Vela di kediaman gadis cantik itu di Jalan Kebangkitan Nasional, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (1/1/2018) subuh.

Rumah itu sedang kosong, karena kakak Vela sedang pulang kampung. Vela ditemukan dalam kondisi tewas dengan leher terlilit tali tas hitam dan jaket parasut warna biru laut, seusai momen pergantian tahun.

Achoi sudah dibekuk oleh aparat Polresta Pontianak empat jam setelah kejadian. Ia sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Anton Soejarwo setelah dihadiahi timah panas di kakinya karena mencoba melawan saat hendak ditangkap.

Sejumlah barang bukti milik korban dan pelaku sudah disita oleh polisi. Adapun barang bukti yang disita di antaranya jaket serta tas hitam bertali yang digunakan Achoi untuk menjerat kekasihnya hingga meregang nyawa.

Pelaku merupakan mantan pacar korban, warga Parit Pangeran, Siantan Hulu.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol M Husni Ramli, menuturkan, kasus pembunuhan itu terungkap berawal dari Achoi yang menelepon temannya.

Dia menelepon sang teman dengan menyampaikan permintaan maaf karena ia telah membunuh Vela sektiar pukul 01:30.

"Dia memberi tahu kalau Vela sudah dibunuh. Pelaku juga minta Indra memberitahukan kepada keluarga korban," kata Kasat Reskrim, Senin siang

Achoi juga meminta Indra serta abang kandung korban, Amin, mengecek kondisi korban yang terkunci dalam rumah.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kota, Kompol M Husni Ramli bersama tim inafis Bripka Agung Utomo saat melakukan identifikasi pada korban Lie Chu (17) dikediaman abangnya, Jalan Kebangkitan Nasional, Pontianak, Senin (01/01/2018).
Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kota, Kompol M Husni Ramli bersama tim inafis Bripka Agung Utomo saat melakukan identifikasi pada korban Lie Chu (17) dikediaman abangnya, Jalan Kebangkitan Nasional, Pontianak, Senin (01/01/2018). (IST)
Halaman
1234
Editor: iwe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved