Ribut Saat Malam Tahun Baru, Dua Pemuda di Bantul Luka-luka

Tidak ada korban jiwa, namun dua orang mengalami luka ringan akibat dikeroyok oleh kelompok lainnya.

Ribut Saat Malam Tahun Baru, Dua Pemuda di Bantul Luka-luka
ist
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Keributan antar dua kelomok remaja terjadi saat malam perayaan tahun baru di wilayah Sindet, Trimulyo, Jetis, Bantul, Senin (1/1/2018) dini hari.

Tidak ada korban jiwa, namun dua orang mengalami luka ringan akibat dikeroyok oleh kelompok lainnya.

Keduanya yaitu Yusron Ramadhan (17) warga Kembaran, Tamantirto, Kasihan, Bantul dan Vebvin Sugiyanto (17) warga Gumuk Indah, Desa Ngestiharjo, Kasihan, Bantul.

Sempat dirawat di rumah sakit sekitar lokasi, keduanya akhirnya diperbolehkan pulang.

Kasatreskrim) Polres Bantul, AKP Anggaito Hadi Prabowo mengatakan, peristiwa keributan berawal ketika kedua korban bersama empat temannya selesai menghabiskan malam tahun baru di Pantai Parangtritis.

Keduanya menuju ke Sindet bersama empat rekan untuk mengantar.

Saat rombongan korban berjumlah enam orang tiba di Lapangan Demi, Imogiri mereka berpapasan dengan puluhan pengendara sepeda motor dari arah berlawanan.

Entah apa yang terjadi, terjadi keributan antara kelompok korban dan kelompok lain di lokasi kejadian.

"Sepertinya salah satu korban masih dalam pengaruh minuman keras (miras) yang kemudian berbuat ulah lalu menyulut emosi rombongan lain yang berjumlah puluhan orang," kata Anggaito. Praktis, keributan tak terelakkan setelah terjadi aksi kejar-kejaran sampai Sindet.

Empat rekan korban berhasil melarikan diri namun kedua korban berhasil tertangkap rombongan dan terjadilah aksi pengeroyokan.

Usai mengeroyok kedua korban, pelaku dari rombongan tersebut kemudian melarikan diri dengan berpencar menjauh dari lokasi kejadian di Sindet.

Jajaran Polres Bantul kini masih terus mendalami kasus ini termasuk salah satu diantaranya memburu rombongan yang terlibat keributan dengan korban.

"Sepertinya rombongan ini juga merayakan tahun baru dari kawasan pantai selatan, sedang kita buru identitas mereka," katanya. (*)

Penulis: sus
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved