Liburan Tahun Baru, 15 Ribu Wisatawan Padati Pantai Glagah Kulonprogo

Kawasan pantai di Kecamatan Temon ini dikunjungi oleh lebih dari 15.000 wisatawan saat hari libur Tahun Baru

Liburan Tahun Baru, 15 Ribu Wisatawan Padati Pantai Glagah Kulonprogo
Tribun Jogja/ Singgih Wahyu
Kejurda Dayung digelar PODSI DIY di Laguna Pantai Glagah, Kulonprogo. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Pantai Glagah masih bertengger di puncak tangga kunjungan wisata di Kulonprogo pada musim liburan akhir tahun kemarin.

Kawasan pantai di Kecamatan Temon ini dikunjungi oleh lebih dari 15.000 wisatawan saat hari libur Tahun Baru, Senin (1/1/2018).

Koordinator Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Pantai Glagah, Agus Subiyanto mengatakan puncak kunjungan di Pantai Glagah terjadi pada 1 Januari 2018.

Hingga sore hari, tercatat sebanyak 15.345 wisatawan datang berkunjung.

"Puncaknya kunjungan musim libur ini terjadi pada tanggal 1 Januari. Banyak sekali pengunjung yang berwisata ke pantai," kata Agus.

Angka tersebut bahkan sudah dua kali lipat lebih tinggi dibanding hari sebelumnya (31/12/2017) atau malam perayaan pergantian tahun di mana hanya ada 7.739 wisatawan yang datang.

Padahal, Pemerintah Kabupaten Kulonprogo memusatkan perayaan pergantian tahun di pantai ini dengan menggelar pesta kembang api dan pentas seni pertunjukan tradisional.

Adapun pada libur perayaan Natal 25 Desember 2017, meski terhitung libur panjang serupa, tercatat hanya ada sekitar 4.000 pengunjung yang datang berwisata ke Pantai Glagah.

"Secara umum pada musim libur ini, pengunjung didominasi wisatawan dari luar daerah. Mereka menghabiskan musim libur di pantai sebelum kembali ke domisilinya," tukas Agus.

Tak jauh dari Pantai Glagah, pertunjukan musik band untuk merayakan pergantian tahun juga digelar di Pelabuhan Perikanan Tanjung Adikarta, Desa Karangwuni, Kecamatan Temon.

Event bertajuk Adikarta Menyambut Tahun Baru 2018 ini digelar oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Adikarto Manunggal bekerjasama dengan Dinas Pariwisata DIY.

Acara juga dimeriahkan pesta lampion dan kembang api serta sempat dihadiri Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo beserta Forkopimda.

Kepala Desa Karangwuni, Wasul Khasani mengatakan pihak desa bersama masyarakat membangun Pokdarwis agar sebelum pelabuhan beroperasi minimal bisa memberi memanfaatkan untuk kemaslahatan masyarakat sekitar.

"Pokdarwis setiap tahun juga mengadakan event, di antaranya lomba mancing Paku Alam Cup,” katanya.(*)

Penulis: ing
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved