Jumlah Wisatawan di Nglanggeran Menurun, Namun Omzetnya Meningkat

Ada 149.819 wisatawan domestik, dan 1.794 wisatawan mancanegara atau sekitar 151.673 pengunjung.

TRIBUNJOGJA.COM / Tris Jumali
Parkiran di Gunung Api Purba Nglanggeran tampak tidak terlalu ramai dari pengunjung meskipun sedang liburan Natal, Senin (25/12). 

Sistem yang digunakan pada objek wisata tersebut dirubah. Tidak lagi mengutamakan keuntungan dari jumlah parkir, namun lebih memprioritaskan lama tinggal wisatawan.

Wisatawan yang berkunjung ke Nglanggeran ditawarkan berbagai paket wisata yang menarik.

"Kita menawarkan kepada wisatawan untuk belajar kesenian, pertanian, dan mengolah produk lokal disini. Dengan begitu warga yang berada di sekitar juga mendapatkan keuntungan," jelasnya.

Ternyata, dengan memprioritaskan lama tinggal para wisatawan membuat omset di Nglanggeran malah meningkat, padahal jumlah pengunjungnya berkurang.

Heru menjelaskan pada tahun 2016 omset yang di dapat sebesar Rp 1,8 M, sedangkan pada tahun 2017 meningkat kurang lebih Rp 2 M.

"Di Nglanggeran ada 80 homestay milik warga, dengan meningkatnya lama tinggal wisatawan juga memberikan keuntungan bagi pemilik homestay," terangnya.

Selain itu, ia menjelaskan pada tanggal 25 Desember 2017 sampai dengan akhir tahun, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Nglanggeran ada 9.622 orang, dan khusus untuk malam tahun baru ada 802 wisatawan, 363 diantaranya camping di wilayah objek wisata tersebut. (*)

Penulis: trs
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved