Tinjau Pasar Niten Bantul, Kapolda DIY Pastikan Stok Aman Hingga 2 Bulan Kedepan

Kunjungan Kapolda DIY bersama kepala BPOM DIY di pasar Niten untuk meninjau beberapa komoditas barang yang dijual.

Tinjau Pasar Niten Bantul, Kapolda DIY Pastikan Stok Aman Hingga 2 Bulan Kedepan
tribunjogja/ahmad syarifudin
Kapolda DIY bersama kepala BPOM DIY di pasar Niten untuk meninjau beberapa komoditas barang yang dijual 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL- Kepala Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta, Brigjen Pol Ahmad Dofiri, memastikan ketersediaan kebutuhan pokok menjelang natal dan tahun baru di wilayah Yogyakarta aman bahkan hingga 2 Bulan kedepan.

"Hasil rapat koordinasi bersama BPOM, Dinas perdagangan, Dinas pertanian dan semua pihak, pasokan ketersediaan barang kebutuhan pokok aman hingga 2 Bulan," ujar Kapolda DIY, Brigjen Pol Ahmad Dofiri, sesaat setelah mengunjungi Pasar Niten, Bantul pada Rabu (20/12/2017) pagi.

Kunjungan Kapolda DIY bersama kepala BPOM DIY di pasar Niten untuk meninjau beberapa komoditas barang yang dijual guna memastikan bahwa semua barang aman dan ketersediaan mencukupi.

"Kami hanya ingin memastikan bahwa menjelang natal dan tahun baru, semua komoditas aman dan stok tersedia," kata Kapolda disela-sela kegiatan peninjaun tersebut.

Dikatakan Kapolda, sebelumnya dari tim satgas pangan memang sudah melakukan pengecekan barang dan ketersediaan di pasar-pasar.

"Kedatangan saya ini, hanya untuk meyakinkan bahwa semuanya oke," imbuh Kapolda.

Menurut Kapolda, Wilayah Bantul memang menjadi wilayah prioritas yang dikunjungi karena pada beberapa minggu lalu sempat terdampak iklim tropis cempaka, sehingga pihaknya merasa perlu untuk meyakinkan barang yang ada di pasar wilayah Bantul mencukupi.

"Setelah saya cek, semua aman. Borak dan penyakit lainnya juga aman. Karena BPOM sudah punya alat untuk mendeteksi itu," ungkapnya.

Tidak ketinggalan, dalam kunjungan tersebut, pihaknya juga menghimbau kepada para penjual untuk jangan sekali-kali mencoba untuk menjual barang yang dapat mengancam dan membahayakan konsumen.

Ia mengaku akan menindak tegas jika memang terbukti ada penjual yang berlaku nakal.

"Undang-Undangnya jelas, jika ada penjual yang menjual barang berbahaya, kita tindak tegas," ujar Kapolda. (*)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved