Jelang Natal dan Tahun Baru, Stok Kebutuhan Pokok di Sleman Aman

Bahkan beberapa seperti komoditas beras, cabai, daging ayam, telur, dan ikan mengalami surplus.

Jelang Natal dan Tahun Baru, Stok Kebutuhan Pokok di Sleman Aman
Tribun Jogja/ Angga Purnama
Ilustrasi: Pedagang bahan kebutuhan pokok di Sleman 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Menjelang Natal dan tahun baru, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sleman melakukan pantauan harga kebutuhan pokok.

Dari pantauan tersebut dipastikan ketersediaan kebutuhan pokok cenderung terpenuhi.

Bahkan beberapa seperti komoditas beras, cabai, daging ayam, telur, dan ikan mengalami surplus.

Tercatat hanya bawang merah dan daging sapi yang kebutuhannya masih dianggap kurang.

"Bahan pokok cenderung surplus seperti beras dan daging ayam. Minus hanya bawang merah dan daguig sapi, tapi sudah kita cukupi dengan dari daerah sekitar," terang Sekda Kabupaten Sleman, Sumadi, Rabu (20/12/2017).

Baca: TPID Sleman Lakukan Pantauan Harga Kebutuhan Pokok. Begini Hasilnya

Patut diketahui, untuk komoditas beras di Sleman surplus hingga 123.655,15 ton, cabai merah 2.444,78 ton, cabai rawit 611,18 ton, telur surplus hingga 5.983,39 ton.

Sementara bawang merah minus 2.877,73 ton dan daging sapi minus 1.014,00.

Lanjut Sumadi untuk kebutuhan bahan bakar, kuota LPG di Sleman pada Desember sebanya 922.120 tabung, tambahan fakultif 44.640 tabung, tambahan fakultif pada pertengahan Desember 10.520 tabung, sehingga total 977.208 tabung.

"Bahan bakar kuota tercukupi kita sudah berkoordinasi dengan Pertamina untuk mencukupi itu. Penambahan armada adan awak mobil tangki. Kebutuhan BBM ada pertambahan 10 sampai 15 persen mengantksipasi kedatangan wisatawan dari luar," terangnya.

"SPBU jalur utama juga wajib bula 24 jam," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: app
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved