Dinkes DIY Minta Faskes dan BPJS Sandingkan Data

BPJS juga diminta Pembajun untuk membuka data dan buka-bukaan data dilakukan. Hal ini juga akan dilakukan dengan FKTP.

Dinkes DIY Minta Faskes dan BPJS Sandingkan Data
TRIBUNJOGJA.COM / Dwi Nourma Handito
Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Selasa (19/12/2017) Komisi D DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta​ (DIY) menggelar rapat kerja membahas mengenai klaim BPJS Kesehatan.

Raker yang berlangsung lebih dari dua jam ini dihadiri oleh beragam asosiasi lembaga layanan kesehatan baik Puskesmas, Klinik dan Rumah Sakit.

Hadir pula dari BPJS Kesehatan Cabang Sleman dan Kota Yogyakarta dan juga Dinas Kesehatan DIY.

Dua hal utama yang dibahas adalah mengenai pembayaran klaim dan juga mengenai masalah verifikasi berkas.

Lembaga kesehatan seperti Forum Komunikasi Puskesmas DIY mengeluhkan lamanya pembayaran klaim.

Sementara itu dari Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) menyoroti soal verifikator dari BPJS Kesehatan.

Sedangkan dari pihak BPJS Kesehatan mengatakan kadang lembaga layanan kesehatan tidak tertib dalam mengajukan berkas klaim.

Terkait dengan hal ini, Dinas Kesehatan DIY berencana akan memanggil lembaga kesehatan dan BPJS Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie mengatakan nantinya setiap rumah sakit sesuai dengan kelasnya akan diundang, karena dari raker diketahui setiap kelas memiliki masalah yang berbeda beda.

"Jadi kita akan undang per kelas rumah sakit, akan kami undang tapi nyuwun nderek Rumah sakit tidak kemudian datang ke Dinkes tidak punya data, kulo mboten kerso," kata Pembajun dalam Raker.

Halaman
12
Penulis: dnh
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved