Go Green, Metode Kremasi Terbaru Ini Bisa Ubah Mayat Jadi Cair

Ide ini berangkat dari semangat ramah lingkungan atau dengan istilah Go Green lantaran hasil dari kremasi air ini sangat natural

Go Green, Metode Kremasi Terbaru Ini Bisa Ubah Mayat Jadi Cair
net
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.com - Sebuah perusahaan peralatan kremasi yang berbasis di Inggris kini tengah mengembangkan metode kremasi terbaru yang diklaim lebih ramah lingkungan. Alat yang diberi nama Resomator ini bisa mengubah mayat menjadi cairan dan abu sisa tulang-belulang.

Ide ini berangkat dari semangat ramah lingkungan atau dengan istilah Go Green lantaran hasil dari kremasi air ini sangat natural dan bisa menyatu dengan alam tanpa mencemarinya.

Adapun sebagaimana dilansir Mail Online, Senin (18/12/2017), alat kremasi air ini berbentuk seperti tabung rudal seukuran tubuh manusia.

Alat bernama Resomator ini bisa mengubah mayat menjadi cairan
Alat bernama Resomator ini bisa mengubah mayat menjadi cairan (Mail Online)

Dalam praktiknya, mayat akan dimasukan ke tabung tersebut, kemudian dicampur air dan potasium hidroksida.

Selanjutnya, larutan alkali akan dimasukan ke dalam tabung bertekanan tinggi ini.

lalu dipanaskan hingga 152 derajat celcius.

Proses ini membutuhkan waktu tiga jam hingga mayat manusia berubah menjadi cairan dan abu.

Akan tetapi ide ini masih menjadi perdebatan lantaran timbul kekhawatiran adanya penolakan publik yang tak mau sistem saluran air perkotaan mereka dicampur air sisa mayat.

"Industri pemakaman terus berkembang dan mengalami modernisasi. Kami ingin menawarkan alternatif kepada masyarakat, bahwa kremasi air ini merupakan tahap selanjutnya dari perkembangan metode kremasi. Ini juga sebagai alternatif proses kremasi yang lebih ramah lingkungan," jelas Sandwell, anggota West Midlands Council. (*)

Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved