'Sebuah Hadiah dari Surga', Pelangi di Taiwan Ini Catatkan Rekor Sebagai yang Terlama di Dunia

Ini berdasarkan rekaman dua profesor Universitas Budaya China (CCU) menurut laporan berita Taiwan.

Editor: Muhammad Fatoni
www.mynewshub.cc/CCU/Teipei/Taiwan
Pelangi terlama di Taiwan 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebuah hadiah dari surga, begitulah kata seorang profesor di Taiwan saat mengambarkan keunikan pelangi.

Taiwan mencatat rekor pelangi terpanjang di dunia.

Pelangi tersebut dilaporkan berlangsung selama 8 jam 58 menit dari pukul 06.57 pagi sampai 03.55  sore pada akhir bulan lalu.

Ini berdasarkan rekaman dua profesor Universitas Budaya China (CCU) menurut laporan berita Taiwan.

Chous Kun-hsuan dan Liu Ching-huang dari Departemen Atmosfer CCU bekerja keras mengumpulkan semua bukti kuat yang diajukan dalam aplikasi resmi untuk pengenalan rekor dunia Guinness.

Dilansir dari Mynewshub pada Minggu (17/12/2017), Menurut BBC, jika disetujui, palangi di Taiwan akan memecahkan rekor lama yang sebelumnya, yaitu 6 jam di Yorkshire, Inggris pada 14 1994.

Kedua dosen CCU tersebut kemudian menggunggah ribuan foto eksklusif melalui halaman facebook resmi universitas agar bisa dilihat oleh netizen lokal dan internasional.

Sehari sebelumnya, sehari sebelum pelangi terlama itu muncul, mereka secara kebetulan memantau satu pelangi yang telah melewati rekor dunia enam jam yang tercatat di Inggris.

Oleh karena itu, profesor departemen tersebut kemudian menyiapkan peralatan untuk memantau kehadiran pelangi selanjutnya, yaitu pada 30 November 2017.

"Ketika kami memecahkan rekor setelah enam jam, saya sulit duduk dan makan siang. Saya merasa sangat gembira," ungkap Kun-hsuan dikutip oleh media lokal

Dia, menjelaskan kepada Taiwan News, musim hujan yang datang dari daerah timur laut membuat udara lembab sehingga memungkinkan pelangi bertahan untuk waktu yang lama.

Kelembaban tersebut ditambah dengan hujan ringan dan angin sehingga menjadi waktu yang baik untuk kemunculan pelangi.

(Tribunnews/Vika Widiastuti)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved