Breaking News:

Menlu Retno Marsudi : Perjuangan Indonesia untuk Palestina Belum Selesai

Negara-negara Islam termasuk Indonesia menolak klaim Presiden AS Donald Trump

Penulis: Tantowi Alwi | Editor: Muhammad Fatoni
ist
Menlu Retno Marsudi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Tantowi Alwi

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi, menegaskan perjuangan Indonesia untuk Palestina belum selesai.

Hal tersebut disampaikan saat di sela-sela acara Nitilaku Perguruan Kebangsaan UGM 2017, Minggu (17/12/2017).

"Perjuangan kita belum selesai, jadi OKI (Organisasi Kerjasama Islam) kemarin merupakan salah satu bentuk wujud dari kesatuan negara-negara OKI bersatu menyuarakan keberatan kita, ketidaksetujuan kita, kecaman kita terhadap keputusan Amerika yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel," kata Retno Marsudi kepada tribunjogja.com.

"Tetapi sekali lagi perjuangan kita belum selesai, oleh karena itu saya sudah memulai untuk menggalang dukungan-dukungan dari negara lain termasuk dengan Uni Eropa dan perjuangan akan kita teruskan," kata Menteri Luar Negeri.

Sebelumnya, usai menghadiri KTT OKI, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi tidak langsung pulang ke Indonesia. Ia justru langsung menuju Brussel, Belgia.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan, kepergian Retno ke Brussel bukan tanpa maksud yang tidak jelas.

"Beliau ke Brusel untuk menggalang (dukungan) negara-negara Eropa untuk setuju atau untuk memiliki pandangan yang sama dengan OKI," ujarnya di Jakarta, Jumat (15/12/2017).

Berdasarkan hasil KTT OKI di Istanbul, Turki, negara-negara Islam termasuk Indonesia menolak klaim Presiden AS Donald Trump terkait klaim sepihak menyatakan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Dukungan negara-negara Eropa kepada Palestina dinilai penting. Oleh karena itu, Indonesia langsung berperan aktif menggalang dukungan ke Brussel, kota yang menjadi tempat bagi kantor Uni Eropa yang terdiri dari 28 negara Eropa.

"Dalam kaca mata internasional memang Indonesia cukup aktif memerankan peran perdamaiaan di Palestina," kata Wiranto.

Sebelumnya, saat berpidato di KTT OKI, Presiden Jokowi mengajak semua negara yang memiliki kedutaan besar di Tel Aviv untuk tidak mengikuti langkah Amerika Serikat memindahkannya ke Yerusalem.

Selain itu, Presiden Jokowi menyerukan sejumlah negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel untuk meninjau kembali hubungan diplomatik tersebut. Menurut Jokowi, hal itu sesuai dengan sejumlah resolusi OKI sebelumnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved