PNS Pemda DIY Kembali Berkurang

Dengan pensiunnya 281 PNS, maka secara kompetensi Pemda DIY kekurangan pegawai.

PNS Pemda DIY Kembali Berkurang
TRIBUNJOGJA.COM / Dwi Nourma Handito
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Gatot Saptadi menyerahkan SK pensiun kepada seorang PNS di Gedong Pracimosono, Komplek Kepatihan, Kamis (14/12/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan kembali berkurang.

Tahun depan, pada periode Januari hingga Juni 2018 akan ada 381 PNS yang pensiun.

Pada Kamis (14/12/2017) Pemda DIY melakukan penyerahan SK pensiun kepada PNS di lingkungan Pemda DIY ini.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY, Agus Supriyanto mengatakan 381 PNS yang pensiun tersebut berasal dari beragam golongan.

Seperti golongan IV E sebanyak empat orang, golongan IV D empat orang, golongan IV C 12 orang, golongan IV B 152 orang dan IV A sebanyak 60 orang.

Sementara itu golongan dibawahnya, yakni golongan III D 21 orang, golongan III C 79 orang, golongan III B 9 orang dan III A 7 orang.

Sedangkan untuk golongan II D 18 orang, golongan II C 4 orang, golongan II B enam orang dan golongan II A dua orang.

Untuk golongan I D jumlahnya satu orang dan I B dua orang.

"70 persen yang pensiun adalah guru SLTA. Kita kekurangan guru SLTA maupun SLB, karena kewenangan DIY adalah SLTA dan SLB," kata Agus dalam laporan kegiatan.

Diwawancara sebelum acara, Agus mengatakan bahwa dengan pensiunnya 281 orang maka secara kompetensi Pemda DIY kekurangan pegawai.

Namun, menurutnya masih menutupi dan akan ditutupi dengan tenaga kontrak yang saat ini masih diseleksi.

Sementara itu kedepannya yang akan pensiun akan terus ada.

"Masih berputar besok ada yang pensiun juga, kalau pensiun pensiun gak diisi (pengangkatan CPNS) ya secara otomatis secara kompetensi kurang banyak, kan begitu," katanya.

Terkait dengan ancaman kekurangan PNS ini, Sekretaris Daerah DIY, Gatot Saptadi mengatakan satu dari beberapa cara untuk menutupi kekurangan adalah dengan rekrutmen pegawai non PNS di saat pintu rekrutmen CPNS dari pusat belum dibuka.

"Satu-satunya cara yang kita lakukan adalah non PNS non PNS ini. Sambil nunggu izin dari pusat kita diperkenankan untuk rekruitment, kan kewenangan di sana. Mudah-mudahan 2018 ada rekrutmen, harapan kita," kata Gatot.(*)

Penulis: dnh
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved