Breaking News:

Mengenal Profesi Sebagai Fitness Personal Trainer

Dirinya mengaku dibekali berbagai hal terkait dengan teknis berhadapan dengan client dan hal yang menyangkut jasa sebagai trainer.

tribunjogja/wahyu setiawan nugroho
Danang Budiatmaja, personal trainer tengah mendemontrasikan sebuah alat kebugaran di W gym centre. 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Wahyu Setiawan Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Tak dipungkiri, akhir ini pola hidup sehat tengah gencar digalakkan dengan bermunculan berbagai olahraga baru diiringi juga dengan bermunculan berbagai profesi baru.

Hal ini diamini oleh Danang Budiatmaja selaku personal trainer di W Gym, pusat kebugaran yang berada di Condong Catur, Depok, Sleman, Yogyakarta ini.

"Sekitar dua tahun ini olahraga khususnya fitnes mulai mengalami peningkatan," katanya.

"Hal ini dibuktikan dengan banyaknya bermunculan pusat kebugaran seperti gym centre, zumba class bahkan ada beberapa yang hingga dikompetisikan juga, jadi sangat terasa perkembangannya," lanjutnya saat ditemui tribunjogja.com kamis (14/12/2017).

Semakin tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki tubuh sehat serta atletis secara tidak langsung mendorong munculnya berbagai macam pusat kebugaran komersil di tanah air.

Fenomena ini turut mengundang munculnya profesi lain yang kini banyak dibutuhkan oleh masyarakat terkait pembentukan tubuh dan pendampingannya. Ialah konsultan kebugaran atau seorang yang bisa dibilang personal trainer untuk kebugaran.

Trainer adalah profesi yang dilengkapi pendidikan dan pelatihan khusus bersertifikat dalam urusan metode menjaga kebugaran tubuh, anatomi tubuh, psikologi dan hal lainnya sesuai ketetapan resmi yang berlaku.

"Kita juga ada pelatihan dan kelasnya bagaimana membentuk tubuh, mendampingi client dan memotivasi client untuk mencapai goal yang diinginkan dalam fitness," katanya.

"Kita diberi pelatihan serta edukasi soal product knowledge alat fitnes, baik dalam penggunaannya dan lain-lainnya," ungkap Danang sapaan akrabnya.

Dirinya mengaku dibekali berbagai hal terkait dengan teknis berhadapan dengan client dan hal yang menyangkut jasa sebagai trainer.

Mulai dari gaya bahasa, pendekatan psikologis, keahlian komunikasi yang baik, dan sifat sosialisasi yang mumpuni. Bahkan penampilan menjadi hal penting untuk diperhatikan.

"Hal yang penting dari personal trainer itu juga harus bisa memotivasi para clientnya karena terkadang karena alasan letih akhirnya client tak menyelesaikan program yang harus dilakukan dan nanti tujuan atau goal tidak tercapai, disitulah termasuk peran dari personal trainer sebagai pendamping kebugaran," ungkapnya. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved