Breaking News:

Populiskan Film Hingga Pemberantasan Info Ngawur Jadi Tujuan Utama FFD 2017

Event ini telah sukses dan berhasil mencapai ekspektasi awal yang telah diharapkan meskipun festival belum berakhir.

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho | Editor: oda
Ist
Poster Festival Film Dokumenter 2017 dengan tema Post Truth sebagai kegundahan maraknya fenomena hoax. 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Wahyu Setiawan Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM YOGYA - Festival Film Dokumenter (FFD) 2017 memang telah berlangsung sejak 9 Desember 2017 lalu. Namun dilain itu, ada misi khusus yang dibawa dalam penyelenggaraan event tahunan kali ini.

"Jadi di FFD tahun ini memang ada misi khusus untuk menjangkau penonton-penonton baru dari segala kalangan, tidak hanya pegiat atau penonton film saja yg selama ini selalu hadir sampai sekarang," ujar Dwiki Aprinaldi selaku Public Relation Manager festival ini kepada tribunjogja.com rabu (13/12/2017)

Lanjutnya, bak gayung bersambut nampaknya event ini telah sukses dan berhasil mencapai ekspektasi awal yang telah diharapkan meskipun festival belum berakhir.

"FFD sampai tahun ke-16 penyelenggarannya ini tidak pernah memberlakukan tarif untuk menonton film karena memang misi utama dari FFD adalah mempopuliskan film, terutama film dokumenter ke berbagai lapisan masyarakat," ujar pria berkacamata ini.

"Selain itu ingin menghilangkan eksklusifitas 'film dokumenter' dengan tidak memberlakukan biaya masuk," lanjutnya.

Tema 'Post-Truth' dipilih pada festival tahun ini lantaran sebuah fenomena yang tengah dialami akhir ini yaitu banyaknya informasi yang berhamburan ke berbagai segment dan tidak ada kebenaran absolut atas infomasi tersebut.

Hal tersebut yang menjadi sebuah kegundahan para penggiat film sehingga perlunya sebuah edukasi dengan cara dan media yang berbeda.

"Yang kami harapkan tidak lebih adalah adanya wacana-wacana baru di dalam ruang publik yang terjadi setelah penonton secara tidak langsung 'mengalami' film dokumenter dan membawa wacana tersebut ke bentuk-bentuk baru dan ke publik yg lebih luas," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved