Belum Ada Kasus Positif Difteri, DIY Tetap Lakukan Antisipasi

Survei epidemiologi tetap dilakukan, pemantauan penyakit dilakukan di wilayah termasuk penguatan di daerah yang ditemukan suspect difteri.

Belum Ada Kasus Positif Difteri, DIY Tetap Lakukan Antisipasi
TRIBUNJOGJA.COM / Dwi Nourma Handito
Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Muhammad Subuh pada 6 Desember mengatakan 66 persen dari penderita karena tidak diimunisasi.

Sementara 31 persen kurang lengkap imunisasinya dan 3 persen imunisasi lengkap.

Terkait dengan kemungkinan imunisasi namun masih terkena, menurut Pembajun bisa jadi saat diimunisasi kondisi kesehatan tidak optimal.

Terkait hal ini, Pembajun kembali mengingatkan bagaimana pentingnya imunisasi itu diberikan dan masyarakat bisa melakukan imunisasi yang rutin menjadi program pemerintah.

"Dengan kondisi seperti‚Äč ini kami menghimbau kepada masyarakat imunisasi yang disediakan bisa dimanfaatkan dengan baik," kata Pembajun.

Baca: Toksin Difteri Dapat Menyebabkan Peradangan di Laring

Pembajun mengatakan hingga saat ini ada lima suspect atau terduga difteri di DIY.

Tiga menurut Pembajun secara fisik negatif difteri, dua masih menunggu hasil laboratorium dan menurutnya kemungkinan besar negatif juga.

Lima suspect tersebut paling muda berusia 14 tahun dan paling tua 20 tahun atau diluar usia yang tecakup dalam Bulan Imunisasi Anak Sekolah (Bias).

Bisa jadi menurutnya suspect ini dalam rekamanan imunsiasi tidak melakukan imunisasi atau dulu waktu imunisasi gak lengkap.

Sementara keberadaan bakteri penyebab bisa saja ada di udara.

"Pada saat kondisi-kondisi tadi dia tidak pernah diimunisasi , bisa saja, termasuk kita yang tua kalau dulu tidak pernah DPT tidak pernah ada, karena DPT program pemerintah sejak 1984, nah yang lahir sebelum 1984 harus hati-hati," katanya.

Adapun DPT adalah kepanjangan dari difteri, pertusis dan tetanus.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: dnh
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved