Belum Ada Kasus Positif Difteri, DIY Tetap Lakukan Antisipasi

Survei epidemiologi tetap dilakukan, pemantauan penyakit dilakukan di wilayah termasuk penguatan di daerah yang ditemukan suspect difteri.

Belum Ada Kasus Positif Difteri, DIY Tetap Lakukan Antisipasi
TRIBUNJOGJA.COM / Dwi Nourma Handito
Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Istimewa Yogyakarta menyebut belum ada kasus positif difteri di wilayah DIY.

Untuk itu, belum ada rencana untuk melakukan ORI atau Outbreak Response Immunization seperti yang dilakukan di tiga daerah yakni DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat, untuk menanggulangi wabah difteri.

"Tidak, imunisasi difteri itu dilakukan manakala sudah terjadi kasus difteri (positif), kalau masih suspect kebijakan Kementerian Kesehatan tidak melakukan imunisasi massal," kata Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie, Rabu (13/12/2017).

Meski begitu, antisipasi lainnya tetap dilakukan.

Menurutnya survei epidemiologi tetap dilakukan, pemantauan penyakit dilakukan di wilayah termasuk penguatan di daerah yang ditemukan suspect difteri.

Selain itu, SOP mengenai penanganan difteri juga ditegakan dan menyiapkan fasilitas kesehatan baik puskesmas dan rumah sakit untuk menangani kasus ini.

Untuk ketersediaan anti difteri serum atau obat untuk difteri menurut Pembajun sudah ada di DIY, namun dia berharap itu tidak dipakai dan tidak ada kasus difteri di DIY.

Baca: Dinkes DIY: Belum Ada Kasus Positif Difteri di DIY

Pihaknya juga menegaskan masyarakat perlu melakukan upaya perilaku hidup bersih dan sehat dan menjadi prioritas.

Difteri sendiri adalah penyakit kuno, terkait kenapa kembali muncul kasus difteri menurutnya itu bisa diakibatkan karena dulunya pasien tidak diimunisasi atau imunisiasinya lengkap.

Halaman
12
Penulis: dnh
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved