Angkat Potensi Maritim Indonesia, Dewan Guru Besar UGM Akan Adakan Kongres Maritim II

Pembukaan Kongres Maritim II akan ditandai dengan Keynote Speech oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X dan dilanjutkan dengan sesi materi.

Angkat Potensi Maritim Indonesia, Dewan Guru Besar UGM Akan Adakan Kongres Maritim II
net
UGM 

TRIBUNJOGJA.COM - Dewan Guru Besar Universitas Gadjah Mada akan mengadakan Kongres Maritim II bertema Kedaulatan Maritim untuk Kesejahteraan Rakyat : Mengawal Implementasi Kebijakan Kelautan Indonesia pada tanggal 9-10 Desember 2017 di Balai Senat dan Grha Sabha Pramana UGM pada pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.

Kongres ini ingin menggali potensi maritim yang selama ini belum mendapat respon oleh masyarakat secara luas, baik dari segi kualitas sumber daya manusia maupun sudut pandang masyarakat terhadap aspek maritim. 

Pembukaan Kongres Maritim II akan ditandai dengan Keynote Speech oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X dan dilanjutkan dengan sesi materi.

Materi hari pertama akan diisi oleh lima pembicara yaitu Retno L P Marsudi selaku Menteri Luar Negeri RI ; Drs Djauhari Oratmangun dari Staf Khusus Kemenlu RI ; Laksamana Madya Arie Soedewo, SE, MH selaku Kepala Bakamla RI ; Dr (HC) Susi Pudijastuti selaku Menteri Kelautan dan Perikanan RI dan Prof Dr Hasyim Djalal, MA sebagai Anggota Delegasi Indonesia dalam Perundingan UNCLOS.

Sementara, materi hari kedua isi oleh dua pembicara yaitu Drs Tavip Agus Rayanto, M Si dari Bappeda DIY serta Prof Dr Suratman, M Sc sebagai akademisi dari Universitas Gadjah Mada.

Rangkaian acara tidak hanya diisi dengan pemberian materi melainkan terdapat sidang kelompok berdasarkan hasil pengiriman call for papers.

Kegiatan Kongres Maritim II ini akan diikuti sebanyak 350 peserta yang terdiri dari akademisi, praktisi, guru, dosen, perwakilan instansi pemerintah, tokoh masyarakat, generasi muda dan pihak lainnya.

Diharapkan setelah Kongres Maritim II terlaksana, peserta dapat mewujudkan rencana program kegiatan dari berbagai kebijakan strategis nasional sebagai solusi kokret menghadapi persoalan kedaulatan maritim baik di ranah lokal, nasional dan global. (*)

Penulis: gya
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved