Selama Empat Hari Jalur Alternatif Desa Sambirejo-Gayamharjo Sleman Terputus
Jalan yang terputus ini membuat kesulitan masyarakat Dusun Gedang Bawah untuk beraktivitas seperti berangkat kerja ataupun sekolah.
Penulis: Tantowi Alwi | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Tantowi Alwi
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Hujan deras mengguyur Yogyakarta beberapa waktu lalu mengakibatkan longsor di Jalan Utama Dusun Gedang Bawah, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Sleman pada Rabu (29/11/2017) lalu.
Peristiwa tersebut terjadi sekira Rabu pagi saat hujan deras mengguyur.
Hal itu dikatakan oleh Sekretaris Desa Sambirejo, Mujimin kepada awak media, Senin (4/12/2017) pagi.
"Sudah empat hari, akses Dusun Gedang Bawah atau jalan Sambirejo-Gayamharjo merupakan satu-satunya jalur alternatif yang menghubungkan Desa Gayamharjo ke Sambirejo," ujar Mujimin.
Akibatnya, jalan yang terputus ini membuat kesulitan masyarakat Dusun Gedang Bawah untuk beraktivitas seperti berangkat kerja ataupun sekolah.
Masyarakat Dusun Gedang Bawah kebanyakan kerja di daerah Prambanan dan Kota Yogyakarta, sehingga jalur yang terputus merupakan jalur tercepat yang dilalui.
"Jalan ini putus membuat kesulitan masyarakat karena harus memutar 18 KM arah Jawa Tengah terus ke Prambanan, baru ke kantor desa," kata Mujimin.
Pantauan tribunjogja.com, masyarakat Dusun Gedang Bawah dan dibantu aparat TNI masih membuat jalur alternatif di lahan tersisa tempat lokasi jalur terputus.
"Baru hari minggu kemarin, kami mencoba membuat jalan darurat di sisa jalan yang ada," tutur Mujimin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/lokasi-jalur-alternatif-sambirejo-gayamharjo-atau-akses-jalan-dusun-gedang-bawah_20171204_143559.jpg)