Breaking News:

Sego Salam Khas Gogor Park Patuk Tambah Pilihan Wisata Di Patuk Gunungkidul

Sego salam mirip dengan nasi uduk namun sego salam mencampurkan banyak daun salam dalam proses penanakannya.

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho | Editor: oda
tribunjogja/wahyu setiawan nugroho
Sego Salam makanan khas Gogor Park Salam Patuk Gunungkidul 

"Sego Salam ini kuliner khas Gogor Park Patuk, rasanya lebih gurih," Ujar Wiwin, Juru masak kuliner ini.

Lanjutnya, ayam yang dihidangkan dalam sego salam merupakan ayam yang fresh.

"Kita pakai ayam yang fresh tanpa proses masuk kulkas, jadi ayam kita sembelih dulu dan langsung kita masak," ujar perempuan berhijab ini.

Untuk mengonsumsi makanan ini, penikmat harus menggunakan piring tradisional yang terbuat dari daun pisang atau daun pohon jati sehingga menambah kesan tradisional jawa.

"Ini kebetulan Sego Salam kita hidangkan sebagai menu sarapan untuk Bupati Gunungkidul, Bu Badingah dan rombongan dalam acara pembukaan festival durian 2017 ini," pungkasnya.

Sego Salam sendiri merupakan makanan khas dari Gogor Park, Desa Salam, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul.

Patuk memang dikenal dengan berbagai objek ecowisata alamnya yaitu dengan kebun bunga amarylis yang sempat bikin heboh jagat maya beberapa waktu lalu, kemudian kebun bunga matahari dan Festival durian lokal khas patuk yaitu salah satunya Durian Kencono Rukmi.

Dengan bertambahnya varian makanan khas Patuk ini harapannya mampu meningkatkat pilihan pariwisata di Kecamatan Patuk yang mana sebagai pintu masuk sekaligus wajah dari Kabupaten Gunungkidul itu sendiri.

Sehingga menjadi banyak pilihan wisata ketika ingin berkunjung ke kecamatan Patuk dan kabupaten Gunungkidul. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved