Garebek Maulud 2017

Amankan Prosesi Garebek Maulud, Polisi Terjunkan Ratusan Personil

Adapun 300 personil ditempatkan di beberapa titik pos pengamanan, diantaranya Keben, Magangan Pagelaran, Masjid Gede Kauman, Kepatihan dan Pakualaman.

Amankan Prosesi Garebek Maulud, Polisi Terjunkan Ratusan Personil
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kapolsek Keraton, Kompol Etty Haryanti sedang melakukan pengamanan prosesi Garebek Maulud di Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Jumat (1/12/2017) 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM,YOGYA- Untuk mangamankan serangkaian prosesi Garebek Maulud Tahun Dal 1951 di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang jatuh pada Jumat (1/12/2017) pagi, polisi menerjunkan ratusan personil.

Ratusan personil kepolisian ini diturunkan untuk mengawal kelancaraan serangkaian acara.

Hal itu mengingat antusiasme masyarakat Yogyakarta yang sangat luar biasa dalam menyambut Garebek Maulud tersebut.

Kapolsek Kraton, Kompol Etty Haryanti, S I Kom mengatakan, ada ratusan personil yang ditugaskan untuk mengawal acara tahunan ini.

Ratusan personil itu didatangkan dari personil polisi sektor Keraton, Sektor Gondomanan dan Resor kota Yogyakarta.

“Ada 300 personil yang diturunkan. Personil tersebut dari Polresta Yogya, Polsek Keraton dan Polsek Gondomanan,” ujar Kompol Etty Haryanti, Jumat siang.

Adapun 300 personil tersebut ditempatkan di beberapa titik pos pengamanan, diantaranya Keben, Magangan Pagelaran, Masjid Gede Kauman, Kepatihan dan Pakualaman.

Kegiatan Garebek Maulud merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Keraton Nyayogyakarta Hadiningrat setiap tahun di bulan Rabiul Awal (Jawa).

Adapun serangkaian acara Grebeg Maulud yakni diawali Gunungan yang telah dipersiapkan di Ponconiti berjumlah tujuh buah gunungan.

Gunungan yang berjumlah tujuh itu kemudian diusung oleh abdi dalem dengan diiringi oleh para prajurit, melewati regol Brojonolo menuju sithihinggil, kemudian keluar melewati pagelaran menuju alun-alun utara.

Dari alun-alun utara, gunungan dan para prajurit pengawal berhenti sejenak dan dilakukan tembak Dalvo sebanyak tiga kali tembakan.

Setelah tembak salvo, gunungan yang dikawal para prajurit kemudian terbagi menjadi tiga, ada yang dibawa menuju Masjid Gedhe Kauman, dibawa ke Kepatihan dan Pakualaman.

Dari tempat yang dituju kemudian gunungan diserahkan kepada masyarakat dan para prajurit pengawal kembali ke Keraton sebagai tanda telah selesainya prosesi Garebek Maulud.

“Selama kegiatan berlangsung,  situasi aman dan lancar,” ungkap Kapolsek Kraton. (*)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved