Curi Perhiasan Senilai Rp 12 Juta, Seorang Wanita di Magelang Dibekuk Polisi

Pelaku terbukti melakukan pencurian perhiasan milik pemilik rumah yang dikontraknya dengan total kerugian Rp 12.374.000.

Curi Perhiasan Senilai Rp 12 Juta, Seorang Wanita di Magelang Dibekuk Polisi
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Jajaran Kepolisian Sektor Muntilan berhasil membekuk pelaku pencurian di sebuah rumah kontrakan di Dusun Gergunung, Desa Ambartawan, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang yang terjadi pada Rabu (22/11/2017).

Pelaku yakni Siti Sunarti (50) warga Dusun Gergunung, Desa Amabartawan, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang terbukti melakukan pencurian perhiasan milik pemilik rumah yang dikontraknya, Painah (51) warga Dusun Gatak gamol, Desa Pucungrejo, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang.

Barang-barang perhiasan yang dicuri diantaranya 1 Gelang emas berat 10.300 gram,1 Gelang emas berat 10 gram,1 Gelang emas berat 3.100 gram, 4 Gelang emas berat 12 gram, 1 cincin emas berat 1.9 gram, 1 cincin emas berat 2,300 gram,dan 1 cincin berat 2.500 gram, dengan total kerugian Rp 12.374.000.

Kepala Polisi Sektor Muntilan, AKP Murdiyanto menceritakan kronologis kejadian pencurian yang terjadi pada Rabu (22/11/2017) lalu, sekitar pukul 13.00 WIB.

Pelaku datang ke rumah korban dengan mengendarai sepeda motor dengan Nopol AA 5968 LT, selanjutnya masuk ke rumah korban melalui pintu depan yang tidak terkunci, yang saat itu ditinggal berjualan di pasar Muntilan.

Setelah masuk rumah, pelaku masuk ke dalam kamar tidur yang kebetulan pintunya terbuka, selanjutnya mencongkel lemari pakaian menggunakan satu buah paku usuk dan mengambil perhiasan emas yang disimpan di satu kotak yang berada di rak almari dan uang tunai sebesar Rp 1.650.000.

"Pelaku diketahui tampaknya sudah memahami tempat kejadian perkara tersebut, sehingga dapat dengan mudah dan cepat melakukan pencurian," ujar Murdiyanto, Minggu (26/11/2017).

Berdasarkan penyelidikan, petugas menaruh kecurigaan terhadap pelaku.

Pihak Kepolisian mendapatkan informasi bahwa pelaku sedang berada di rumah kontrakanya.

Selanjutnya petugas langsung bergerak melakukan penangkapan.

Selain perhiasan, petugas kepolisian juga mengamanakan satu buah unit sepeda motor bernomor polisi AA 5968 LT berserta STNKnya dan satu buah paku usuk yang juga digunakan pelaku saat melakukan aksinya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian, dan terancam hukuman lebih dari tujuh tahun penjara dan denda.

Kini, pelaku pun ditahan di ruang tahanan Polsek Muntilan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.(*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved