Prosesi Miyos Gongso, Pemidahan Gamelan dari Kraton ke Masjid Gedhe Kauman Digelar Malam Ini

Gamelan pusaka yang dibawa adalah gamelan Kanjeng Kyai Guntur Madu dan Kanjeng Kyai Guntur Wilaga.

Prosesi Miyos Gongso, Pemidahan Gamelan dari Kraton ke Masjid Gedhe Kauman Digelar Malam Ini
Tribun Jogja/ Rizki Halim
Prosesi pemindahan gamelan (Miyos Gangsa) milik Kraton Ngayogyakarta menuju ke Masjid Gedhe Kauman dilakukan pada Jumat (24/11/2017) malam. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rizki Halim

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Prosesi pemindahan gamelan (Miyos Gangsa) milik Kraton Ngayogyakarta menuju ke Masjid Gedhe Kauman dilakukan pada Jumat (24/11/2017) malam.

Pemindahan gamelan malam ini dikawal oleh dua Bregada Prajurit, yang tergabung dalam Bregada Prajurit Jogokaryo dan Bregada Prajurit Prawirotomo.

Gamelan pusaka yang dibawa adalah gamelan Kanjeng Kyai Guntur Madu dan Kanjeng Kyai Guntur Wilaga.

Kedua gamelan tersebut kemudian dimasukkan ke ruang yang berbeda yang ada di Masjid Kauman, untuk selanjutnya ditabuh oleh para pemain.

Gamelan diarak dari Kraton menuju ke Masjid Kauman melewati Alun-Alun Utara yang juga sedang ada pasar malam perayaan Sekaten.

Diiringi hujan yang mengguyur wilayah Yogyakarta, para abdi dalem yang malakukan iring-iringan tampak tetap semangat membawa perangkat gamelan.

Warga pun antusias menyaksikan prosesi ini.

Meskipun di bawah guyuran hujan, area Alun-Alun Utara dan Masjid Kauman dipenuhi warga yang ingin menyaksikan prosesi Miyos Gangsa. (*)

Penulis: Rizki Halim
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved