Jadwal Live Streaming Indonesia Vs Guyana Sabtu 25 November 2017 Pukul 21.30 WIB, Klik di Sini

Pertandingan kontra Guyana menjadi ajang pembuktian Luis Milla kepada masyarakat pecinta sepakbola yang tentunya merindukan kemenangan.

Tayang:
tribunnews
Ilija Spasojevic dan Luis Milla 

TRIBUNJOGJA.COM - Tak meraih satupun hasil positif dari dua laga uji coba kontra Suriah, tentu menjadi catatan khusus bagi Luis Milla jelang laga persahabatan kontra Guyana, Sabtu (25/11/2017) live pukul 21.30 WIB.

Sejak kedatangannya sebagai pelatih timnas Indonesia pada Februari 2017, Luis Milla sudah melakoni 19 pertandingan bersama tim Merah Putih.

Catatan tersebut mencakup laga timnas senior Indonesia dan timnas U-23 Indonesia.

Sebanyak 19 pertandingan tersebut dicapai melalui serangkaian uji coba internasional dan dua turnamen pada tahun 2017, yakni Kualifikasi Piala Asia U-23 pada Juli 2017 di Thailand dan SEA Games Malaysia pada 2017.

Hasilnya, Milla meraih delapan kemenangan dalam 19 pertandingan.

Delapan kemenangan tersebut diraup tim asuhan Milla saat melawan Kamboja (3), Mongolia, Filipina, Timor Leste, Myanmar, dan Persita Tangerang.

Sebaliknya, ketika menjamu tim kuat di Asia Tenggara seperti Malaysia dan Thailand, Luis Milla belum mampu memenangkan satu pertandinganpun dan mencatatkan hasil seri ataupun kalah.

"Ini adalah perjalanan, tenang saja karena ini adalah langkah pertama. Bisa diingat lagi bahwa sebelum SEA Games 2017, kami kalah melawan Myanmar yang membawa para pemain seniornya," kata Milla di Cikarang, Sabtu (18/11/2017) dikutip dari Kompas.com.

Untuk itu, pertandingan kontra Guyana menjadi ajang pembuktian Luis Milla kepada masyarakat pecinta sepakbola yang tentunya merindukan kemenangan. 

Jika Suriah memiliki rangking FIFA yang lebih tinggi dari Indonesia, tak ada alasan untuk tidak menang apalagi Guyana memiliki peringkat FIFA yang sama dengan Indonesia yaitu 165 dunia.

Pada pertandingan nanti, Indonesia tak akan diperkuat pemain senior antara lain Andritany Ardhyasa, Fachruddin Wahyudi Aryanto, Ahmad Jufriyanto, M Taufiq, Bayu Pradana, Andik Vermansah, Boaz Solossa yang dipulangkan usai pertandingan melawan Suriah.

Namun pemain senior naturalisasi, Ilija Spasojevic tetap dibawa oleh Luis Milla pada pertandingan melawan Guyana.

"Pelatih minta saya tetap berada di tim sampai tanggal 25. Saya akan tetap berlatih di sini," ujar Spasojevic dilansir tribunjogja.com dari situs resmi PSSI.

Keputusan Luis Milla memaksimalkan pemain-pemain U-23 pada laga uji coba internasional tak mengherankan.

Nahkoda asal Spanyol itu tengah fokus membangun skuat Timnas Indonesia U-23 buat keperluan Asian Games 2018.

Pemilihan sosok Ilija Spasojevic bukan tanpa alasan. Saat berlaga di SEA Games 2017 lalu, Timnas Indonesia U-22 (yang kini jadi U-23) punya persoalan di posisi penyerang tengah.

Ezra Walian dan Marinus Wanewar, target man tak mampu tampil memuaskan.

Di Asian Games 2018, tim-tim kontestan diperbolehkan memasukkan tiga pemain senior.

Luis Milla tentu ingin pemain-pemain tambahan ada di posisi krusial yang menjadi titik lemah tim asuhannya.

Asisten pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti mengatakan saat ini perkembangan permainan anak asuhnya sudah semakin baik.

Melawan Guyana, Bima mengaku timnya mendapatkan persiapan waktu yang ideal untuk mempersiapkan tim.

"Usai melakoni dua kali ujicoba melawan Suriah, kami mempunyai waktu sepekan untuk mempersiapkan tim melawan Guyana. Kami berlatih sehari satu kali saja. Berbagai menu latihan kita berikan seperti penyelesaian akhir, bagaimana saat transisi bertahan ke menyerang, proses bola mati dan lain-lain," kata Bima Sakti.

"Kami harus menang melawan Guyana, saya kira mereka tim yang bagus dan patut diwaspadai. Ujicoba ini juga kami jadikan pemanasan sebelum mengikuti turnamen internasional di Aceh pada awal Desember mendatang," lanjutnya.

Sementara itu, gelandang Timnas Indonesia, Muhammad Hargianto mengatakan ia dan teman-teman sudah siap melawan Guyana.

Pemain asal klub Persija Jakarta ini mengaku selama sepekan ia dan rekan-rekannya sudah diberikan formula oleh tim pelatih untuk mengatasi permianan Guyana.

"Saya lihat para pemain sudah saling klop, dan proses adaptasi dengan pemain yang baru bergabung pun berjalan lancar. Saat ini, kami fokus untuk menghadapi Guyana nanti," kata Hargianto.

Pertandingan ini bukan sekadar laga persahabatan saja, melaikan laga yang didedikasikan oleh PSSI kepada almarhum penjaga gawang timnas Indonesia dan legenda Persela Lamongan yang meninggal saat bertanding Oktober lalu.

“Laga ini kami persembahkan untuk Choirul Huda sebagai penghormatan atas totalitas dan dedikasinya untuk sepak bola nasional. Ini juga sekaligus respons kami atas surat khusus dari FIFA yang juga menyampaikan belasungkawa dan penghormatan kepada almarhum Huda,” kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria.

26 Pemain Timnas Indonesia vs Guyana

Kiper:

Satria Tama Hardianto (Persegres – Timnas U-23)
Awan Setho Raharjo (Bhayangkara FC – Timnas U-23)
Kurniawan Kartika Ajie (Persiba – Timnas U-23)

Bek:

Andi Setyo Nugroho (PS TNI – Timnas U-23)
Hansamu Yama Pranata (Barito Putera – Timnas U-23)
Bagas Adi Nugroho (Arema FC – Timnas U-23)
Ryuji Utomo Prabowo (Persija – Timnas U-23)
I Putu Gede Juni Antara (Bhayangkara FC – Timnas U-23)
Gavin Kwan Adsit (Barito Putera – Timnas U-23)
M. Rezaldi Hehanusa (Persija – Timnas U-23)
Ricky Fajrin Saputra (Bali United – Timnas U-23)

Tengah:

Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah (Timnas U-19 – Timnas U-23)
Muhammad Arfan (PSM – Timnas U-23)
Muhammad Hargianto (Persija – Timnas U-23)
Hanif Abdurrauf Sjahbandi (Arema FC – Timnas U-23)
Evan Dimas Dharmono (Bhayangkara FC – Timnas U-23)
Miftahul Hamdi (Bali United – Timnas U-23)
Ilham Udin Armayn (Bhayangkara FC – Timnas U-23)
Septian David Maulana (Mitra Kukar – Timnas U-23)
Osvaldo Ardiles Haay (Persipura – Timnas U-23)
Saddil Ramdani (Persela – Timnas U-23)
Febri Haryadi (Persib – Timnas U-23)
Egy Maulana Vikri (Timnas U-19 – Timnas U-23)

Depan:

Muhammad Rafli Mursalim (Timnas U-19 – Timnas U-23)
Yabes Roni Malaifani (Bali United – Timnas U-23)
Ilija Spasojevic (Bhayangkara FC – Timnas Senior) (*)

Berikut untuk menonton tayangan live streamingnya:

Link live streaming

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved