Tanyakan pada Dokter Jika Diberi Resep Antibiotik

Tidak semua penyakit butuh antibiotik, hanya untuk penyakit tertentu saja.

Tanyakan pada Dokter Jika Diberi Resep Antibiotik
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Antibiotik mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri.

Antibiotik digunakan jika terdapat beberapa indikasi, yaitu untuk menyembuhkan dan mengobati infeksi dan diberikan jika memang ada suatu infeksi karena bakteri.

Tidak semua penyakit butuh antibiotik, hanya untuk penyakit tertentu saja.

Sekretaris Komite Pengendalian Resistensi Anti Mikroba (KPRA) Mariyatul Qibtiyah mengatakan, masyarakat perlu diedukasi untuk bertanya kepada dokter mengapa diberi antibiotik apakah ada infeksi.

"Ketika akan menggunakan antibiotik, maka tanyalah kepada tenaga kesehatan yang profesional," tutur Mariyatul Qibtiyah

Ia menambahkan, masyarakat ketika diberi resep antibiotik sebaiknya tanyakan ke dokter sakit apa infeksi apa.

"Nah ini yang sekarang kita sosialisasikan. Kita sudah punya regulasi bagaimana cara menerapkan antibiotik secara bijak di Rumah Sakit. Ini sesuai Perkemenkes no 8 tahun 2015," tuturnya.

Ia berharap mereka nanti akan mensosialisaksikan bahkan akan membuat suatu punishment.

"Regulasi sudah ada tetapi memang tidak spesifik, jadi antibiotik masuk diregulasi obat keras, obat keras harus dengan resep dokter," Imbuhnya.

Ia menambahkan, ada deklarasi tidak akan menjual antibiotik tanpa resep dari kelompok para apoteker.

Untuk itu masyarakat diberdayakan, apotek diberi pemahaman, dan regulasinya dapat jalan. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved