Tak Asal, Pintu Pada Kamar Hotel Ini Ternyata Memiliki Cerita Pewayangan
Pintu di beberapa kamar yang disewakan pada Hotel Puri Artha Yogyakarta ini memiliki cerita pewayangan, Ramayana.
Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribunjogja.com Wahyu Setiawan Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM YOGYA - Hotel yang satu ini rupanya memiliki kekhasan yang tak dimiliki lainnya.
Pintu di beberapa kamar yang disewakan pada Hotel Puri Artha Yogyakarta ini memiliki cerita pewayangan, Ramayana.
"Pintu kita (kamar hotel -red) memang memiliki ukiran dan setiap kamar dalam ukiran itu bercerita tentang Ramayana," ujar Linda lusiana selaku Public Relation sekaligus Sales Manager di Hotel ini.
Dirinya melanjutkan, bahwa disetiap kamar memiliki cerita yang bersambung dengan pintu kamar.
"Tiap pintu kamar punya kisah dan cerita hingga akhinya menyambung menjadi cerita romantis Rama - Shinta," lanjutnya saat ditemui Tribunjogja.com.
Baca: Enthus Susmono : Menjaga Peradaban Melalui Wayang
Keunikan ornamen ukiran kayu pada daun pintu ini semakin menguatkan karakter Hotel ini yang mengusung konsep Jawa-Bali Klasik.
Pada awal pembangunannya sekira tahun 1971, ukiran bercerita ini hanya diberikan pada 3 kamar pertama yang dibangun dan sekarang menjadi kamar nomor 201, 202 dan 203.
Hingga akhirnya disusul dengan pembangunan kamar lainnya sekira 70 kamar.
"Kemudian dilanjut pembangunannya hingga 70 kamar yang sekarang menjadi kamar 212 hingga kamar 282," kata perempuan kelahiran Ngajuk ini.
Cerita Rama-Shinta sendiri mengisahkan tentang perjalanan cinta Rama dan Shinta yang berliku dan menggambarkan cinta sejati dan abadi.
Cerita dalam daun pintu itu sendiri mengisahkan tentang perjalanan Rama dan Dewa Api yang berusaha merebut Shinta kembali dari tangan Rahwana.
Namun kisah yang berliku-liku tidak membuat Rama menyerah untuk merebut Shinta kembali dengan dibantu Lesmana, Jatayu, Hanoman serta bala kurawanya.
Hingga akhirnya Rama-Shinta dipersatukan kembali melalui perjalanan yang lama dan pengorbanan yang besar.
Hotel Puri Artha Yogyakarta memang dikenal sebagai hotel yang mengusung konsep bangunan Jawa-Bali Klasik.
Sehingga sangat cocok dengan konsep daun pintu yang bercerita tentang Rama-Shinta untuk menguatkan konsep Jawa-Bali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ukiran-pintu_20171122_103645.jpg)