Persebaya vs PSPS Riau - Enggan 'Terjebak Nostalgia' Kemenangan

Pemain yang kini berkewarganegaraan Indonesia itu mengaku tak memikirkan target gol yang harus diciptakannya di babak 8 besar Liga 2.

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: oda
CHRISTINA KASIH/BOLASPORT.COM
PSPS Riau setelah pertandingan usai menghampiri suporter (Curva Nord) yang datang menyaksikan laga tersebut. (ilustrasi0 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Hanif Suryo

TRIBUNJOGJA.COM - Meski pada pertandingan sebelumnya mampu mencetak tiga gol, namun Herman Dzumafo enggan jumawa jelang pertandingan melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (18/11/2017).

Menurut Dzumafo semua pemain PSPS terlibat dalam setiap golnya ke gawang PSMP di pertandingan sebelumnya.

Tugasnya hanya menyelesaikan serangan yang dibangun semua pemain.

"Saya pikir kami hanya lebih mampu memanfaatkan peluang, PSMP tetap bermain bagus," kata Dzumafo, dikutip SuperBall.id dari laman Liga 2, Kamis (16/2/2017).

Baca: LIVE STREAMING Persebaya vs PSPS - Akankah Dzumafo Beraksi Bikin Hattrick Lagi?

"Soal hattrick gol itu juga tidak akan terjadi tanpa bantuan rekan-rekan yang hebat," lanjut Dzumafo.

Pemain yang kini berkewarganegaraan Indonesia itu mengaku tak memikirkan target gol yang harus diciptakannya di babak 8 besar Liga 2.

Menurut Dzumafo, yang terpenting bukanlah siapa yang mencetak gol, namun dapat membawa timnya meraih kemenangan.

"Tidak, saya tidak mempunyai target pribadi, saya hanya ingin membawa PSPS menang terus," tegas Dzumafo.

Sementara itu, Persebaya yang pada laga perdana mampu mengatasi perlawanan PSIS Semarang juga tak ingin tergelincir pada langkah menapaki kasta tertinggi sepakbola Indonesia.

Dilansir dari situs resmi liga, Pelatih Persebya Angel Alfredo Vera terus menjaga konsentrasi Irfan Jaya dan kawan-kawan agar tetap fokus dan tidak terlena dengan kemenangan di laga perdana.

Pada pertandingan sebelumnya, Irfan Jaya menjadi penentu kemenangan atas PSIS melalui tendangan plesingnya yang melengkung indah.

Bukan hanya Irfan Jaya, namun PSPS juga harus mewaspadai Ricky Kayame, dan Rangga Muslim yang memiliki kecepatan dan kelincahan dalam membuka ruang.

Lini belakang Persebaya pun tak bisa dianggap remeh oleh Dzumafo dkk. Pada fase 16 besar, gawang Persebaya adalah yang paling sedikit memungut bola, hanya kemasukan 2 gol saja.

Bukan itu saja, lini depan Persebaya tak kalah garang. Bajul Ijo adalah tim yang memiliki jumlah selisih gol terbanyak sejumlah 8 gol pada fase 16 besar.

Pemenang pertandingan ini berhak melaju ke fase semifinal dan telah ditunggu oleh wakil dari Grup X yaitu juara grup PSMS Medan dan runner up Martapura FC. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved