Bersama Ikatan Disabilitas Purworejo, Pria Ini Kembangkan Usaha Keripik Jamur

Simponi lahir dari keluarga yang menderita penyakit kusta. Ia juga menderita kusta sejak lahir.

Bersama Ikatan Disabilitas Purworejo, Pria Ini Kembangkan Usaha Keripik Jamur
Tribun Jogja/ Noristera Pawestri
Simponi Harto (53), warga Desa Pelutan RT 02 RW 02 Gebang Purworejo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Simponi Harto (53), warga Desa Pelutan RT 02 RW 02, Gebang, Purworejo berhasil membudidayakan keripik jamur dan membuat keset dari barang-barang bekas.

Hal ini ia lakukan bersama dengan Ikatan Disabilitas Purworejo (IDP).

Simponi lahir dari keluarga yang menderita penyakit kusta. Ia juga menderita kusta sejak lahir.

Dulu ia pernah bekerja di pabrik gelas di Semarang. Namun karena terkena PHK, ia kembali ke Purworejo.

Setelah di Purworejo, ia tak mempunyai pekerjaan tetap.

Kemudian ia mencoba untuk membeli barang-barang bekas dan ia daur ulang.

Setelah itu, barang tersebut ia bawa ke pabrik untuk dijadikan barang baru.

Selain itu, Simponi bersama teman-temannya mendirikan Ikatan Penyandang Disabilitas Purworejo.

Ikatan Disabilitas Purworejo merupakan komunitas yang bergerak di bidang budidaya jamur tiram.

Halaman
12
Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved