Liga 1

Pelatih Bali United Ungkap Kejanggalan Surat Sanksi dari PT LIB untuk Mitra Kukar

Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro, merasa ada kejanggalan terkait keputusan hukuman pada Mitra Kukar

Pelatih Bali United Ungkap Kejanggalan Surat Sanksi dari PT LIB untuk Mitra Kukar
bolasport.com
Sylvano Comvalius (kiri) menggendong Stefano Lilipaly dari Bali United ketika merayakan gol apik dari kerjasama mereka. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Hanif Suryo

TRIBUNJOGJA.COM - Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro, merasa ada kejanggalan terkait keputusan hukuman pada Mitra Kukar karena memainkan Mohamed Sissoko yang masih dihukum bermain saat menghadapi Bhayangkara FC di Liga 1.

Keputusan tersebut akhirnya memuluskan langkah The Guardians menjadi juara karena mendapatkan tambahan dua poin.

Tentunya berbanding terbalik dengan Bali United karena tim kebanggaan Pulau Dewata itu harus gigit jari karena sebelumnya berada di puncak klasemen.

“Kami melihat ada kejanggalan dalam kejadian ini. Katanya surat sanksi untuk Sissoko dari Komdis sudah terbit di tanggal 28 Oktober 2017. Tapi mengapa tidak sampai ke pihak Mitra Kukar,” kata Widodo dikutip dari situs resmi Bali United, Rabu (8/11/2017). 

Pada pertandingan sebelumnya, Bali United berhasil mengalahkan PSM Makassar di kandang melalui gol di menit akhir dan sempat diwarnai kerusuhan pascapertandingan karena suporter PSM tak dapat menerima kekalahan.

Akhirnya Irfan Bachdim dkk harus diangkut menggunakan kendaraan taktis dan dibawa ke markas Brimob sebelum keesokan harinya pulang ke Bali membawa 3 poin sekaligus menjadi pemuncak klasemen.

Namun dengan keputusan Komdis ini, peroleh poin Bhayangkara FC dan Bali United menjadi berimbang 65 poin. 

Apalagi pada pertanddingan semalam, Rabu (8/11/2017), Bhayangkara meraih 3 poin atas Madura United.

Perolehan 68 poin ini masih bisa bertambah apabila pada pertandingan kandang melawan Persija Evan Dhimas dkk dapat mencuri poin.

Sementara poin maksimal Bali United hanya 68 poin saja, itupun kalau anak asuh Widodo C dapat menang dari Persegres.

Namun tampaknya kemenangan inipun tak akan banyak merubah klasemen akhir karena Bali United kalah head to head atas Bhayangakara FC.

Widodo heran melihat sanksi yang dikeluarkan oleh PT LIB.

Pasalnya, surat hukuman tersebut keluar pada 28 Oktober 2017, namun kenapa Mitra Kukar masih bisa memainkan Sissoko pada laga kontra Bhayangkara yang digelar 2 November.

“Dan yang ganjilnya lagi, surat NLB Mitra Kukar melawan Bhayangkara FC itu terbit di tanggal 2 November 2017. Logikanya, apabila Sissoko tidak bisa bermain, mengapa tidak tercantum di sana?," herannya. (*)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved