Breaking News:

Pemkot Yogya Rame-rame Galakkan Pola Hidup Sehat

Germas merupakan tindakan sistematis oleh seluruh komponen bangsa dengan kemauan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.

TRIBUNJOGJA.COM / Ikrar Gilang
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat menandatangani deklarasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) pada Selasa (7/11/2017) bertempat di kompleks Balaikota Yogyakarta. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemkot Yogyakarta deklarasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Selasa (7/11/2017) untuk menggerakan seluruh elemen masyarakat berperan dalam pembangunan kesehatan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Yogyakarta, Edy Muhammad mengatakan, deklarasi mendorong seluruh elemen masyarakat berbagai sektor turut berpartisipasi dalam tindakan promotif dan preventif pembangunan kesehatan.

"Ini merupakan inovasi program pemerintah yang melibatkan masyarakat, pemangku kepentingan, swasta, akademisi, LSM , dan berbagai sektor lainnya untuk mewujudkan masyarakat yang produktif dan berkualitas," ujar Edy yang juga selaku koordinator Germas.

Germas merupakan gerakan nasional yang diprakarsai oleh Presiden RI yang mengedepankan upaya promotif dan preventif, tanpa mengesampingkan upaya kuratif-rehabilitatif dengan melibatkan seluruh komponen bangsa dalam memasyarakatkan paradigma sehat.

Edy menjelaskan, Germas merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.

Pelaksanaan Germas di Kota Yogyakarta sendiri terdiri dari empat kegiatan, yakni melakukan aktifitas fisik minimal 30 menit setiap hari, makan buah dan sayur setiap hari, cek kesehatan secara rutin dan berkala, serta mentaati Perda nomor 2 Tahun 2017 tentang Kawasan Tanpa Rokok.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Fita Yulia Kisworini mengatakan, sebagian kegiatan tersebut telah diterapkan di lingkungan Pemkot Yogyakarta, antara lain Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) dan Posyandu di tingkat lingkungan Pemkot Yogyakarta maupun di wilayah.

“Selain itu, harapannya nanti seluruh Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) membiasakan adanya sayur dan buah di setiap jamuan makan atau snack, untuk cek kesehatan kami sudah memiliki Posbindu, baik di Pemkot maupun di wilayah. Posbindu ini dimaksudkan agar kita dapat mendeteksi penyakit terlebih dahulu sehingga nanti bisa dilakukan tindakan preventif,” ungkapnya. (*)

Penulis: gil
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved