Ribuan Warga Berebut 4,5 Ton Apem Yaqowiyyu

Kegiatan sebaran apem yang merupakan puncak perayaan tradisi saparan, Yaqowiyyu, digelar selepas salat Jumat.

Ribuan Warga Berebut 4,5 Ton Apem Yaqowiyyu
TRIBUNJOGJA.COM / Angga Purnama
Ribuan warga memadati Oro-oro Tarwiyah lokasi digelarnya tradisi sebaran apem, Jumat (3/11/2017) 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Ribuan warga yang hadir dari berbagai daerah untuk mengikuti tradisi sebaran apem di Oro-oro Tarwiyah kompleks makam Ki Ageng Gribig, Jatinom, Jumat (3/11/2017).

Kegiatan sebaran apem yang merupakan puncak perayaan tradisi saparan, Yaqowiyyu, digelar selepas salat Jumat.

Terlihat gelombang ribuan warga menuju lokasi sebaran apem dan rela berdesak-desakan meski acara belum dimulai.

Sebaran apem dimulai dengan arak-arakan dua gunungan apem dari Masjid Besar Ki Ageng Gribig menuju panggung Oro-oro Tarwiyah.

Setibanya di panggung utama, gunungan apem tersebut didoakan oleh ulama setempat dan dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Jatinom, Jamaluddin yang juga berperan sebagai paraga Ki Ageng Gribig.

Baca: Menperin dan Gubernur Pertama Lempar Apem dalam Tradisi Yaqowiyyu di Jatinom

Usai doa, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melempar apem sebagai tanda dimulainya tradisi sebaran apem Yaqowiyyu.

Tidak hanya dari dua gunungan, apem juga disebar dari dua menara yang terletak di tengah Oro-oro Tarwiyah.

Apem yang disebar pun seketika menjadi rebutan warga yang sudah menunggu.

Sekitar 4,5 ton apem disebar tahun ini.

Halaman
12
Penulis: ang
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved