Perlintasan Janti Ditutup
Pejalan Kaki dan Pesepeda Masih Bisa Melewati Lintasan Kereta Fly Over Janti
Baik pejalan kaki maupun pesepeda harus berhati hati melewati perlintasan, sebab kini perlintasan tersebut tidak memiliki palang pintu.
Penulis: Rizki Halim | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rizki Halim
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Setelah ditutupnya perlintasan kereta di flyover janti, masyarakat masih dapat melewati lintasan tersebut dengan berjalan kaki maupun bersepeda.
Rabu (01/10/2017) masih tampak masyarakat yang berjalan kaki dan bersepeda menuntun sepedanya untuk melewati lintasan tersebut.
"Iya, kalo sepeda masih bisa lewat, biasanya sambil dituntun," ujar Sunarto, warga yang tinggal di dekat perlintasan tersebut.
Baik pejalan kaki maupun pesepeda harus berhati hati melewati perlintasan, sebab kini perlintasan tersebut tidak memiliki palang pintu.
Mereka harus melewati lintasan seperti akan menyabrang jalan raya.
"Saya sih ngikut aja, tidak merasa dirugikan juga (penutupan lintasan kereta), tapi sekarang harus hati-hati," ujar Heru seorang pesepeda yang lewat.
Penutupan lintasan kereta ini sebenarnya masih menjadi polemik.
Masyarakat sekitar masih tetap menolak ditutupnya perlintasan, terlihat dari spanduk spanduk penolakan yang dipasang oleh warga di sekitar perlintasan. (*)