Lipsus Tribun Jogja

Sosiolog UGM : Gaya Hidup Baru Kelas Penikmat Kopi di Yogya

Kopi tidak lagi menjadi konsumsi kalangan atas tapi sudah menjadi konsumsi kalangan kelas menengah.

Sosiolog UGM : Gaya Hidup Baru Kelas Penikmat Kopi di Yogya
Tribun Jogja/ Hasan Sakri Ghozali
Klinik Kopi 

TRIBUNJOGJA.COM - Perilaku mengonsumsi kopi untuk berbisnis dan melobi pekerjaan ini bukan fenomena baru.

Dalam perspektif sosiologi, itu disebut pleasure class atau kelas penikmat, dan di Indonesia sendiri yang dulunya hanya dilakukan oleh segelintir orang kini semakin banyak.

Ketika zaman dulu itu dilakukan oleh orang-orang terbatas saja, kalangan atas yang dulunya deal-nya di warung, dan restoran karena kini sudah menjadi gaya hidup yang tidak lagi kelas atas dan terbatas, maka munculah warung-warung kopi yang banyak sekali dan ini menjadi fenomena jamak.

Semua orang ingin mencoba menjadi salah satu simbolisasi gaya hidup baru yaitu tadi kelas penikmat dengan menikmati kopi dan hidup keseharian dengan kopi.

Kopi tidak lagi menjadi konsumsi kalangan atas tapi sudah menjadi konsumsi kalangan kelas menengah.

Seiring perkembangan ekonomi ini banyak memunculkan kelas menengah, kelas menengah bukan hanya menengah dalam arti ekonomi tapi juga ini menengah dalam arti sosial itu tadi.

Sektor jasa

Fenomena perubahan sosial pun telah mengubah sektor jasa semakin menonjol.

Mengapa sektor jasa lebih menonjol, karena ini bentuk-bentuk ketika eksplorasi alam mulai berkurang dan perubahan pekerjaan di sektor jasa dan sekarang mengeksploitasi manusia.

Karena mengeksploitasi manusia akhirnya yaitu tadi, orang lebih suka memberikan jasa kepada orang dan kemudian mendapatkan pendapatan dari sektor itu, salah satunya berbisnis kedai kopi. Ini keliatannya kedai, tapi harganya tidak lagi kedai.

Nah, itu menunjukkan fenomena bahwa ini bukan lagi bisnis kecil, tapi kelas menengah, karena gaya hidup yang dieksploitasi, jadi manusia didorong ke sebuah gaya hidup dan mau tidak mau dia harus membayar gaya hidup itu. (*)

Penulis: sis
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved