Lipsus Tribun Jogja

Menilik Trend Ngopi di Yogyakarta, Deal Bisnis Jutaan Rupiah pun Bisa Dilakukan Sambil Ngopi

Selain menikmati sensasi pahitnya, ternyata deal-deal bisnis jutaan bahkan miliaran rupiah terjadi dari secangkir kopi.

Menilik Trend Ngopi di Yogyakarta, Deal Bisnis Jutaan Rupiah pun Bisa Dilakukan Sambil Ngopi
Tribun Jogja/ Hasan Sakri Ghozali
Klinik Kopi 

TRIBUNJOGJA.COM - Minum kopi sudah menjadi gaya hidup sebagian besar warga dan pendatang yang tinggal di Yogyakarta.

Praktis, keberadaan coffee shop atau kedai kopi pun makin menjamur di wilayah ini.

Selain menikmati sensasi pahitnya, ternyata deal-deal bisnis jutaan bahkan miliaran rupiah terjadi dari secangkir kopi.

Hampir lima tahun, Andry Lesmono Bintoro keranjingan minum kopi.

Setelah menikmati beberapa minuman seperti orange juice, hingga teh, kini hatinya jatuh pada pahitnya ngopi.

Baginya, kopi bukan sekadar minuman biasa, namun punya sensasi tersendiri.

“Kopi itu bikin relaks, mikir apa saja bisa lepas. Otomatis, kalau relaks, orang itu santai tidak penuh dengan pikiran-pikiran curiga,” kata Andry saat ditemui Tribun Jogja, Selasa (24/10).

Sensasi itulah yang kemudian membuat Andry selalu mengajak relasi-relasi bisnisnya untuk menikmati si hitam ini di kedai kopi. Kedai kopi yang dipilihnya pun bukan sembarangan, yakni antara Excelso atau pun Starbucks.

Frekuensi ke kedai kopi ternama tersebut cukup sering, jika dirata-rata bisa delapan kali dalam satu bulan.

Bagi Andry yang merupakan pemilik diler sepeda motor Kawasaki di Jalan Kaliurang dan TVS, ketika sedang melakukan deal-deal bisnis dengan kliennya, minum kopi membuat pikiran menjadi fresh.

Halaman
123
Penulis: ais
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved