Grand Inna Malioboro Akan Gelar "Malioboro KulineRun 2017"

Ada lomba lari 2.5 km, 5 km, dan paling bergengsi di kategori 10 km. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp 50 juta.

Grand Inna Malioboro Akan Gelar
tribunjogja/ahmad syarifudin
Direktur utama Hotel, Iswandi said bersama jajaran, saat konferensi pers di loby hotel inn Malioboro, Selasa (31/10/2017) sore. 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebagai satu langkah komitmen untuk mendukung kota Yogyakarta sebagai kota utama destinasi wisata, hotel Grand Inna Malioboro akan menggelar even bertajuk "Malioboro KulineRUN".

Kegiatan ini bertujuan untuk mengangkat kuliner tradisional Jogja yang mulai langka. 

Dikemas dengan cara fun, yakni memadukan olahraga lari nyambi wisata kuliner.

Even ini rencana akan digelar dengan mengambil titik start dan finish di halaman hotel Inna Malioboro pada 26 November 2017 mendatang.

Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour, Iswandi Said mengatakan kegiatan ini akan dikemas dalam tiga kategori lomba.

Ada lomba lari 2.5 km, 5 km, dan paling bergengsi di kategori 10 km. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp 50 juta.

Even ini bukan hanya untuk pelari profesional tapi terbuka untuk masyarakat umum dan siapapun boleh ikut berpartisipasi.

"Pendaftaran peserta bisa melalui online di www.malioboro.kuliner.id, sedangkan yang offline bisa langsung datang ke Resepsionist Grand Inna Malioboro, terbuka 24 jam,"ujar Iswandi, Selasa (31/10/2017)

Para peserta nantinya akan mendapatkan Jersey, BIB Number, Voucher dan dapat menikmati satu kali makanan di booth kuliner yang disediakan khusus.

Untuk peserta, Iswandi mengaku hanya menargetkan 1500 peserta lari dan para exhibitor kuliner dan pengunjung lokal yang turut menyaksikan even ini.

Ditambahkan General Manajer Hotel, Agus Arif Wibawanto mengatakan pihaknya sangat optimis gelaran even ini mampu mengangkat wisata Yogyakarta mengingat rute yang diambil sangat tidak biasa.

"Rute lari dalam even ini kita mengambil jalan yang memiliki nilai historis, dan tentunya safety,"urai Agus.

Kegiatan ini didukung penuh dari kementerian BUMN, Gubernur DIY, Walikota Yogyakarta, Dinas Pariwisata Yogyakarta dan Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta. (*)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved