Museum Purbakala Gua Braholo Akan Dibangun

Namun upaya tersebut masih menunggu kajian dari pemerintah, serta penetapan status Gua Braholo menjadi situs cagar budaya peringkat nasional

Museum Purbakala Gua Braholo Akan Dibangun
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Tim peneliti dari Pusat Arkeologi Nasional tengah melakukan ekskavasi fosil binatang purba di Gua Braholo di Desa Semugih, Kecamatan Rongkop, Gunungkidul, Selasa (24/10/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri Kurniawan

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Penetapan situs purbakala Gua Braholo di Dusun Semugih, Desa Semugih, Kecamatan Rongkop, Gunungkidul menjadi situs cagar budaya peringkat nasional diiringi dengan rencana pembangunan museum purbakala Gua Braholo.

Peneliti dari Pusat Arekologi Thomas Sutikna, mengatakan, selama ini benda-benda purbakala yang ditemukan di situs Gua Braholo selama ini dikirimkan ke museum-museum yang ada di daerah lain.

Sehingga pengunjung tidak dapat melihat hasil penemuan arkeologi di situs Gua Braholo ini secara langsung karena tidak ada tempat penyimpanan yang representatif.

"Tim peneliti yang melakukan ekskavasi di Gua Braholo juga mengirimkan benda-benda purbakala hasil temuan ke Punung, Pacitan untuk dianalisis di laboratorium di sana, karena tidak ada tempat representatif di sana," ujar Thomas, Rabu (25/10/2017).

Thomas mengatakan, penetapan situs cagar budaya Gua Braholo menjadi peringkat nasional sebaiknya diiringi dengan upaya pemerintah untuk dapat menyediakan fasilitas yang memadai, salah satunya dengan pembangunan museum.

Baca: Gua Braholo Segera Ditetapkan Menjadi Situs Cagar Budaya Peringkat Nasional

Benda-benda purbakala temuan arekologi dapat disimpan di museum dan dinikmati oleh pengunjung yang akan Pemerintah juga diharapkan dapat membangun situs Gua Braholo untuk mendukung keperluan penelitian arkeologi.

"Alangkah baiknya jika dapat dibangun dan dilengkapi fasilitas di Gua Braholo, dengan begitu keberadaan situs menjadi situs cagar budaya dapat memiliki nilai pendidikan dan membawa kesejahteraan untuk masyarakat," ujar Thomas.

Sementara itu, Kepala Seksi Warisan Budaya Dinas Kebudayaan DIY, Ruly Adriadi, mengatakan, rencana pembangunan museum di situs Gua Braholo di Gunungkidul memang telah ada.

Namun upaya tersebut masih menunggu kajian dari pemerintah, serta penetapan status Gua Braholo menjadi situs cagar budaya peringkat nasional sehingga mendapat dukungan dari pemerintah.

"Pemerintah memang merencanakan untuk membangun museum di Gua Braholoi, guna menyimpan benda-benda purbakala hasil temuan arekeologi, dan juga dapat menjadi sarana edukasi untuk masyarakat," ujarnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved