Gua Braholo Segera Ditetapkan Menjadi Situs Cagar Budaya Peringkat Nasional

Penetapan ini semakin mengukuhkan status Gua Braholo menjadi situs purbakala nasional yang wajib dilindungi dan dilestarikan.

Gua Braholo Segera Ditetapkan Menjadi Situs Cagar Budaya Peringkat Nasional
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Tim peneliti dari Pusat Arkeologi Nasional tengah melakukan ekskavasi fosil binatang purba di Gua Braholo di Desa Semugih, Kecamatan Rongkop, Gunungkidul, Selasa (24/10/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri Kurniawan

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Situs purbakala Gua Braholo di Dusun Semugih, Desa Semugih, Kecamatan Rongkop, Gunungkidul bakal segera ditetapkan menjadi situs cagar budaya peringkat nasional.

Penetapan ini semakin mengukuhkan status Gua Braholo menjadi situs purbakala nasional yang wajib dilindungi dan dilestarikan.

Kepala Seksi Warisan Budaya Dinas Kebudayaan DIY, Ruly Adriadi, mengatakan, situs prasejarah Gua Braholo, di Desa Semugih, Rongkop, hingga kini dalam proses penetapan menjadi Situs Cagar Budaya Peringkat Nasional.

Penetapan situs Gua Braholo menjadi cagar budaya peringkat nasional ini diakuinya sudah melalui persetujuan Gubernur dan TACB DIY.

Selanjutnya, Tim Ahli Cagar Budaya Nasional akan bekerja menilai dan memberikan rekomendasi menjadi situs cagar budaya peringkat nasional.

Baca: VIDEO : Menggali Jejak Manusia Purba di Gua Braholo Gunungkidul

"Gua Braholo memiliki nilai sejarah yang tinggi dan memiliki arti khusus bagi kebudayaan, ilmu pengatahuan dan pendidikan, sehingga harus dilindungi dan dilestarikan. Salah satu upayanya dengan menetapkannya menjadi situs cagar budaya peringkat nasional," ujar Ruly, Rabu (25/10/2017).

Dikatakan Ruly, situs purbakala Gua Braholo di Desa Semugih, Kecamatan Rongkop, Gunungkidul sebelumnya telah masuk ke dalam situs cagar budaya melalui Keputusan Gubernur DIY Nomor 349/KEP/2012.

Kemudian pada tahun 2014 lalu, Gua Braholo ditetapkan menjadi salah satu warisan budaya dalam daftar Warisan Budaya Kabupaten Gunungkidul, melalui Keputusan Kepala Disbudpar Gunungkidul nomor 033/KPTS/WB/2014.

"Gua Braholo sudah ditetapkan menjadi cagar budaya namun masih dalam kategori situs cagar budaya, termasuk penetapan gua braholo sebagai salah satu warisan budaya dalam daftar warisan budaya di Gunungkidul," ujarnya.

Ruly mengatakan, situs Gua Braholo ini memiliki nilai penting, karena menjadi tempat hunian masa prasejarah, dan mengandung sisa kehidupan masa lampau yang lengkap.

Selain itu gua juga menunjukkan kompleksitas kegiatan manusia yang beragam, mulai industri peralatan, penguburan dan kegiatan sehari-hari.

"Bukti-bukti tersebut merupakan data penting yang dapat digunakan untuk merekonstruksi kehidupanmanusia masa prasejarah di Indonesia khususnya dan di dunia pada umumnya. Sehingga menjadi alasan utama agar Gua Braholo dapat ditetapkan menjadi situs cagar budaya peringkat nasional," ujar Ruly.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved