Terdampak Bandara, Siswa SDN 3 Glagah Boyongan ke Sekolah Sementara

Bangunan yang sudah berdiri sejak 1976 itu akan segera diratakan tanah dalam hitungan hari ke depan.

Terdampak Bandara, Siswa SDN 3 Glagah Boyongan ke Sekolah Sementara
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Siswa SDN 3 Glagah, Senin (23/10/2017), direlokasi ke sekolah sementara karena bangunan sekolah lamanya terkena proyek pembangunan bandara. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Suasana berbeda terlihat di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Glagah di Pedukuhan Kepek, Desa Glagah, Kecamatan Temon pada Senin (23/10/2017) pagi.

Pada hari itu, ratusan siswa dan para guru melakukan upacara terakhirnya di sekolah tersebut.

Di hari itu pula, 108 siswa itu tidak akan lagi menimba ilmu di gedung sekolah tersebut karena sekolahnya tergusur oleh proyek pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA).

Bangunan yang sudah berdiri sejak 1976 itu akan segera diratakan tanah dalam hitungan hari ke depan.

Selanjutnya, kegiatan belajar mengajar (KBM) SDN 3 Glagah direlokasi ke sekolah sementara di Pedukuhan Kretek dengan memanfaatkan bangunan rumah milik warga.

Perpindahan KBM SDN 3 Glagah dilakukan dengan proses boyongan siswa dan seluruh guru menggunakan dua rangkaian kereta mini.

Baca: Maksimal November, Warga Terdampak Bandara Harus Segera Relokasi

Siswa tampak ceria mengikuti proses boyongan tersebut dan berkeliling desa terlebih dulu sebelum menuju lokasi sekolah sementara.

"Hari ini kita pindahkan kegiatan belajar siswa SDN 3 Glagah ke sekolah sementara yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi sekolah lama. Tentunya dengan semangat untuk mencari ilmu," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (DIsdikpora) Kulonprogo, Sumarsana yang turut menyertai boyongan siswa.

Adapun sebelumnya, aneka perlengkapan belajar siswa dan kegiatna guru sudah dipindahkan ke bangunan sekolah sementara.

Kegiatan belajar di sekolah sementara akan berlangsung selama setahun sembari Pemerintah Kabupaten Kulonprogo membangun gedung baru SDN 3 Glagah di lahan kompleks hunian relokasi warga terdampak bandara di Pedukuhan Bebekan, Desa Glagah.

Gedung baru akan dibangun pada 2018 dengan lelang pekerjaan terlebih dulu di awal tahun.

Diharapkan, pembangunan berjalan lancar sehingga siswa bisa segera menempatinya di awal 2019 atau ketika masuk tahun ajaran baru.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved