Mobilitas Tinggi, Sebabkan Banyak Warga Sleman Miliki Data Identitas Ganda

Data ganda adalah seseorang yang memiliki dua identitas dengan dua nama dan dua Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Mobilitas Tinggi, Sebabkan Banyak Warga Sleman Miliki Data Identitas Ganda
ist
KTP elektronik 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Sleman, RR Endang Mulatsih menjelaskan berdasarkan rekapitulasi data kependudukan Kabupaten Sleman pada semester II 2016, masih terdapat 116.174 data ganda dan 17.164 data anomali.

"Kalau per September 2016 ada 17.164 data anomali dan 100 ribu lebih data ganda," jelasnya pada Tribunjogja.com, Senin (23/10/2017).

Endang pun menjelaskan yang dimaksud data anomali adalah data yang tidak sesuai ketentuan, salam artian data tersebut menyimpang.

Semisal nama yang tidak boleh disingkat, pakai titik, atau koma yang masih ditemukan di KTP warga.

"Konsep anomali dan ganda ada sedikit perbedaan. Anomali adalah data tidak sesuai ketentuan dalam artian menyimpang seperti nama sekarang kan tidak boleh disingkat pakai titik atau koma. Kemudian juga anomali terkait alamat," ujarnya.

Sementara data ganda adalah seseorang yang memiliki dua identitas dengan dua nama dan dua Nomor Induk Kependudukan (NIK).

"Kalau ganda adalah satu orang punya dua identitas. Misal nama Susol dengan NIK 34 kemudian punya lagi nama Tarno dengan NIK lain lagi," jelasnya.

Tingginya data ganda di Sleman menurut Endang merupakan dampak dari tingginya mobilitas masyarakat di Sleman.

Sehingga banyak warga yang enggan mengurus kepindahan sehingga muncul data ganda tersebut.

"Saat ini sudah terus dilakukan pembersihan," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: app
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved