Breaking News:

Citilink dan Bank Mandiri Terbitkan Uang Elektronik

Hal ini ditujukan untuk memberikan kemudahan bertransaksi bagi pelanggan.

Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Victor Mahrizal
Citilink Indonesia merupakan maskapai pertama di Indonesia yang memiliki dan menggunakan uang elektronik. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Maskapai penerbangan Citilink Indonesia menggandeng Bank Mandiri meluncurkan uang elektronik.

Hal ini ditujukan untuk memberikan kemudahan bertransaksi bagi pelanggan.

“Peluncuran uang elektronik ini merupakan bentuk dukungan Citilink Indonesia terhadap program Pemerintah Indonesia yakni Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) untuk memberikan kemudahan transaksi serta manfaat tambahan bagi pelanggan Citilink Indonesia,” kata Direktur Niaga Citilink Indonesia Andy Adrian saat peluncuran co-branding e-Money dengan Bank Mandiri, Kamis (19/10/2017).

Andy menjelaskan, Citilink Indonesia merupakan maskapai pertama di Indonesia yang memiliki dan menggunakan uang elektronik dalam transaksi layanan produk penerbangannya.

Pada Agustus 2014, pemerintah melalui Bank Indonesia meluncurkan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar bertransaksi tanpa uang tunai dalam kegiatan ekonominya.

Andy juga mengatakan, peluncuran uang elektronik ini merupakan salah satu upaya perusahaan untuk menjadi maskapai berbasis teknologi informasi yang tentunya selalu mengutamakan aspek kenyamanan dan keamanan pengguna.

Terlebih Bank Mandiri merupakan bank terbesar di Indonesia, maka diharapkan manfaat uang elektronik Citilink Indonesia dapat langsung dirasakan oleh masyarakat luas di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Direktur Distribusi Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan bahwa sinergi dengan Citilink Indonesia merupakan bagian dari strategi pengembangan bisnis uang elektronik melalui peningkatan manfaat yang bisa dimanfaatkan pemegang kartu elektronik berlogo Mandiri e-money.

“Per Agustus lalu, jumlah uang elektronik berlogo Mandiri e-money yang telah diterbitkan mencapai lebih dari 10 juta keping dengan frekuensi transaksi lebih dari 300 juta transaksi senilai Rp 3,4 triliun,” kata Hery.(Tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved