3 Berita Terpopuler Tribun Jogja Hari Ini : Tragedi Maut Bintaro Hingga Ritual Mutilasi
Berikut adalah tiga berita terpopuler yang dihimpun Tribun Jogja sepanjang Kamis (19/10/2017) hari ini.
Penulis: Muhammad Fatoni | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM - Beragam peristiwa terjadi di sejumlah penjuru tanah air dan di dunia internasional.
Beberapa di antaranya pun menjadi viral di media sosial, dan menjadi trending topik.
Berikut adalah tiga berita terpopuler yang dihimpun Tribun Jogja sepanjang Kamis (19/10/2017) hari ini.
1. Mengenang Tragedi Maut Bintaro
Tragedi Bintaro yang menewaskan 156 orang sudah berlalu 30 tahun. Tanggal 19 Oktober 1987 silam, dua kereta api sarat penumpang bertabrakan secara tragis, di daerah Pondok Betung, Bintaro.
Baca: Lima Fakta Miris Tragedi Bintaro, Nomor Dua Bikin Merinding
Seharusnya, KA 225 yang ditarik lokomotif BB306 16 dan KA 220 yang ditarik lokomotif BB303 16, bersilang di stasiun Sudimara. Namun hal itu tidak dilakukan, sehingga berakibat sangat fatal.
Kejadian itu meninggalkan duka mendalam bagi para penumpang dan keluarganya. Jerit tangis korban yang masih hidup dan mayat dalam kondisi mengenaskan bergelimpangan setelah peristiwa tersebut.
2. SPG Paruh Baya di Showroom Mobil
Jika biasanya pameran otomotif diramaikan oleh kehadiran para Sales Promotion Girl (SPG) berparas ayu, maka lain halnya dengan yang terlihat di salah satu showroom Volkswagen di Hong Kong ini.
Showroom ini justru tak kedatangan SPG muda yang cantik, melainkan perempuan paruh baya.
Baca: Bukan SPG Muda dan Cantik, Showroom Ini Menarik Perhatian Karena Kehadiran Tante-tante
Tak hanya menarik perhatian para pengunjung pameran, pemandangan ini juga menarik perhatian warganet.
3. Seorang Pemuda Memutilasi Sang Pacar untuk Ritual
Warga di sekitar perumahan di kota Xalapa, Veracruz, Meksiko dikejutkan oleh penemuan jasad korban mutilasi.
Seorang pemuda yang diduga pelaku pembunuhan merupakan pacar korban sendiri.
Baca: Setelah Bercinta, Pria Ini Mutilasi Pacarnya untuk Persembahan Ritual
Lebih sadisnya lagi, pelaku membunuh karena alasan persembahan atau biasa disebut sesembahan.
Membunuh wanita dianggapnya sebagai pengorbanan manusia kepada alam. (*/tribunjogja.com)